Selasa, 11 Desember 2018

4 Manfaat Makan Perlahan, Bisa Menjaga Berat Badan

Reporter:
Editor:

Susandijani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi berat badan. Shutterstock

    Ilustrasi berat badan. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Studi oleh tim ilmuwan dari Universitas Hiroshima di Jepang menemukan bahwa makan cepat atau buru-buru berisiko sindrom metabolik.

    Sindrom metabolik mengacu pada sekelompok masalah kesehatan atau kondisi yang dapat menyebabkan diabetes, obesitas atau penyakit jantung.

    Tim peneliti menyimpulkan bahwa makan cepat dikaitkan dengan faktor-faktor seperti kenaikan berat badan tidak sehat, tekanan darah tinggi dan kadar glukosa darah yang tidak stabil.

    Baca juga:
    Ayah Kevin Lilliana, Ganteng dan Awet Muda di Usia 50
    Begini 5 Gaya Para Pemain Sepak Bola Internasional Saat Bepergian
    Mengintip Rumah Setya Novanto, Karakternya Modern dan Transparan

    Menurut penelitian, ketika Anda meluangkan waktu untuk mengunyah dan menelannya dengan benar, otak Anda memberi waktu untuk memproses perasaan kenyang yang mungkin memberi sinyal Anda untuk berhenti makan lebih awal dan mencegah makan berlebihan.

    Penelitian dilakukan pada responden 642 pria dan 441 wanita dengan usia rata-rata berusia 51,2 tahun. Tak satu pun dari mereka memiliki sindrom metabolik pada awal penelitian tahun 2008.

    Berikut 4 alasan mengapa makan harus perlahan-lahan:

    1.Mengurangi nafsu makan
    Makan perlahan membantu mengurangi nafsu makan. Otak membutuhkan waktu sekitar 15-20 menit untuk memberi isyarat bahwa Anda merasa kenyang. Dengan cara ini Anda akhirnya makan lebih sedikit dan nafsu makan otomatis berkurang.

    2. Pencernaan lebih baik
    Bila Anda mengunyah makanan dengan benar, itu akan mudah dicerna. Bila Anda makan dengan cepat, Anda akhirnya menelan seluruh makanan. Akibatnya, vitamin, mineral, dan asam amino penting gagal diserap tubuh. Bila Anda makan perlahan, makanan akan dimetabolisme secara efisien dan cepat.

    3. Kontrol berat badan
    Bila Anda makan perlahan dan mengunyah dengan benar Anda akhirnya makan lebih sedikit. Ini membantu dalam mengendalikan ukuran porsi dan membantu mengendalikan berat badan juga.

    4. Mencegah asam lambung
    Bila makan dengan cepat, Anda akhirnya menelan makanan tanpa mengunyah dengan benar. Hal ini akan menyebabkan sakit maag parah dan keasaman karena makanan gagal dicerna dengan benar.


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Peringkat Indonesia dalam Indeks Persepsi Korupsi 1995 - 2017

    Sejak kehadiran KPK pada 2002, skor Indeks Persepsi Korupsi Indonesia hingga 2017 menanjak 18 poin yang berarti ada di peringkat 96 dari 180 negara.