Air Liur dan Berenang Tak Tularkan HIV AIDS  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Jauhi penyakit HIV (human immunodeficiency virus) AIDS (acquired immune deficiency syndrome), jangan jauhi penderitanya. Dalam berbagai kasus, ODHA (orang dengan HIV AIDS) kerap kali mendapatkan diskriminasi. (Baca: Hasil Survei: Mayoritas Publik Belum Paham AIDS)

    ODHA dianggap ancaman bagi manusia lain, karena virusnya mudah menular. Bahkan ada yang beranggapan jika makan bersama dengan ODHA, sudah tentu kita ikut tercemar. Itu mitos.

    Faktanya, makan dan minum bersama, bahkan memakai alat makan minum bersama, HIV tidak akan tertularkan. Pemakaian fasilitas umum, seperti kolam renang bersama pun tidak memungkinkan virus ini tercemar.

    "Bersentuhan, pelukan dan menyentuh air liur pun tidak bisa menjadi media penularan virus HIV," kata Yuli Simarmata, manager program Business Coalition On AIDS (IBCA) kepada Tempo, Jumat, 28 November 2014. (Baca: Hari AIDS, Ratusan Napi di Kendari Jalani Tes HIV)

    Media penularan hanya melalui, darah, cairan sperma atau semen, cairan vagina, air susu Ibu. "Pintu masuk HIV ke dalam tubuh pun hanya melalui luka terbuka, tusuk mendalam dan jaringan yang sangat halus seperti vagina, penis, anus, usus dan lain-lain," lanjut Yuli.

    Belum lama ini, Dailymail memuat kasus yang menyebutkan seorang wanita Inggris berusia 22 tahun terkena virus mematikan ini. Disebutkan, wanita ini menggunakan alat manikur secara bersamaan dengan saudaranya, yang lebih dulu terjangkit HIV. (Baca: Pecandu Narkoba Kena HIV/Aids Capai 4 Juta)

    Ini menjadi kasus baru. Ada kemungkinan saudaranya terluka dan menyisahkan darah pada alat manikur tersebut. Lalu, gadis ini menggunakannya di atas tangan yang memiliki luka.

    Bagi Yuli, pencegahan HIV bukan dengan cara menjauhi ODHA, karena virus ini tidak bisa ditularkan melalui kontak biasa, tetapi kesadaran sendiri untuk mengubah gaya dan pola hidup yang sehat. Misalnya tidak melakukan seks bebas.

    "Ingat, HIV tidak mudah menular, cara penularannya terbatas, tetapi sekali tertular, seumur hidup bisa menularkan." (Baca: Pengidap HIV/AIDS Malang Tambah 20 Orang per Bulan)

    RINA ATMASARI

    Terpopuler
    Ketika Kerajinan Indonesia Naik Kelas 

    Begini 7 Tren Mode Tahun Depan 

    Menikmati Wine ala Kimmy Jayanti 

    Tip Mudah Berlipstik Merah

    Hasil Survei: Mayoritas Publik Belum Paham AIDS  




     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.