Terganggu oleh Penguntit? Begini Taylor Swift Mengatasinya

Reporter

Antara

Editor

Susandijani

Sabtu, 15 Desember 2018 11:30 WIB

Taylor Swift, berpose dengan piala kategori top female artist dan top selling album for "reputation" dalam acara Billboard Music Awards di MGM Grand Garden Arena, Las Vegas, 21 Mei 2018. Jordan Strauss/Invision/AP

TEMPO.CO, Jakarta - Taylor Swift merasa sangat terganggu dengan para penguntit yang agak rumit, dan ia mencoba menggunakan teknologi pengenalan wajah (face recognition) untuk mengidentifikasi para pengganggu di konsernya bertajuk “Rose Bowl” di California pada musim semi mendatang.

Baca juga: Mantan Berubah Jadi Penguntit, Simak Cara Menangkalnya

Penggemar dan penonton tanpa sadar akan diawasi dengan teknologi pengenalan wajah di stadion tempat konser Swift. Sistem yang dibangun di stadion tersebut dihadapkan bisa menyingkirkan orang-orang yang mengancam sang bintang pop ini.

"Semua orang yang lewat akan berhenti dan menatapnya, dan perangkat lunak itu akan mulai bekerja," Mike Downing, kepala petugas keamanan dari Oak View Group dan dewan penasihat untuk tempat konser, sebagaimana dilaporkan Huffpost, dikutip Sabtu.

Downing mengatakan bahwa dia diundang untuk menghadiri konser Taylor Swift untuk membantu pembuat perangkat lunak pengenalan wajah dalam upaya menghindari penggemar yang tidak lain adalah seorang penguntit atau pengancam.

Swift dikenal sebagai artis wanita yang sering dijadikan target oleh sejumlah penguntit yang mengganggu. Awal bulan ini, seorang pria bernama Roger Alvarado mengaku bersalah atas percobaan perampokan dan penghinaan setelah masuk ke rumah Swift di New York City.

Ia melakukan hal layaknya seorang pemilik rumah dengan mandi dan tidur di rumah Swift. Roger pun divonis hukuman enam bulan penjara dan dijadwalkan ia akan secara resmi memulai hukuman itu pada akhir bulan ini.

Pada bulan yang sama juga di New York City, seorang pria bertopeng ditangkap karena dicurigai menguntit Taylor Swift. Pria itu ditangkap di luar rumahnya di Los Angeles dengan membawa amunisi, pisau, tali, dan sarung tangan di mobilnya.

Konser secara teknis adalah acara pribadi, dan penyelenggara diperbolehkan untuk mengawasi peserta yang mereka mau tanpa pemberitahuan. Tentu ini untuk mencegah penguntit membahayakan sang bintang.

Baca juga: Berbahayakah Teknologi Pengenalan Wajah? Ini Penjelasan Facebook

Berita terkait

Deadpool & Wolverine: Rumor Taylor Swift Kameo hingga Bukan Deadpool 3

1 hari lalu

Deadpool & Wolverine: Rumor Taylor Swift Kameo hingga Bukan Deadpool 3

Film Deadpool & Wolverine akan dirilis pada 26 Juli 2024

Baca Selengkapnya

Pencapaian Lagu Seven Jungkook BTS

4 hari lalu

Pencapaian Lagu Seven Jungkook BTS

Lagu Seven dari Jungkook BTS menduduki peringkat teratas dalam daftar The Hottest Hits Outside the US yang dirilis oleh Billboard, pekan ini

Baca Selengkapnya

Apple Singkirkan 3 Aplikasi AI yang Bisa Bikin Foto Telanjang dari App Store

9 hari lalu

Apple Singkirkan 3 Aplikasi AI yang Bisa Bikin Foto Telanjang dari App Store

Menurut keterangan Apple, tiga aplikasi AI itu melabeli dirinya sebagai generator seni. Sudah ada di App Store dua tahun.

Baca Selengkapnya

Begini Taylor Swift Kalahkan The Beatles dalam Perolehan Album Nomor Satu ke-12 di Inggris

9 hari lalu

Begini Taylor Swift Kalahkan The Beatles dalam Perolehan Album Nomor Satu ke-12 di Inggris

Taylor Swift menggemparkan tangga lagu Inggris dengan albumnya The Tortured Poets Department, mengungguli 10 lainnya dan melampaui The Beatles.

Baca Selengkapnya

Taylor Swift Memecahkan Rekor Spotify hingga Penjualan Vinyl The Tortured Poets Department

13 hari lalu

Taylor Swift Memecahkan Rekor Spotify hingga Penjualan Vinyl The Tortured Poets Department

Seperti karya-karya Taylor Swift yang lain, album The Tortured Poets Department juga memecahkan beberapa rekor

Baca Selengkapnya

Cerita di Balik Hotel Chelsea yang Disebut Taylor Swift dalam Lagu The Tortured Poets Department

13 hari lalu

Cerita di Balik Hotel Chelsea yang Disebut Taylor Swift dalam Lagu The Tortured Poets Department

Hotel Chelsea merupakan bangunan bersejarah yang dibangun antara tahun 1883 dan 1885

Baca Selengkapnya

Album Baru Taylor Swift The Tortured Poets Department: Sebuah Amalgamasi

14 hari lalu

Album Baru Taylor Swift The Tortured Poets Department: Sebuah Amalgamasi

Ada Daddy I Love Him di album ini yang menandai kembalinya Taylor Swift country, dalam beberapa hal, termasuk penulisan lagu dongeng dan riff gitar.

Baca Selengkapnya

Mengintip The Black Dog, Pub yang Disebut Taylor Swift dalam Album Barunya

14 hari lalu

Mengintip The Black Dog, Pub yang Disebut Taylor Swift dalam Album Barunya

The Black Dog, pub di London mendadak ramai dikunjungi Swifties, setelah Taylor Swift merilis album barunya

Baca Selengkapnya

5 Destinasi yang Disebut Taylor Swift dalam Album Baru The Tortured Poets Department

15 hari lalu

5 Destinasi yang Disebut Taylor Swift dalam Album Baru The Tortured Poets Department

Taylor Swift menyebutkan banyak lokasi secara eksplisit, dari Florida, di New York, hingga di London

Baca Selengkapnya

Album Baru Taylor Swift, Pencapaian dalam Spotify hingga Kolaborasi

17 hari lalu

Album Baru Taylor Swift, Pencapaian dalam Spotify hingga Kolaborasi

Taylor Swift baru saja merilis album terbaru The Tortured Poets Department pada Jumat 19 April 2024

Baca Selengkapnya