Hari Kopi Sedunia, 4 Fakta Kopi untuk Kesehatan

Reporter:
Editor:

Susandijani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Kopi. kobieta.onet.pl

    Ilustrasi Kopi. kobieta.onet.pl

    TEMPO.CO, California - Manfaat kopi masih saja diperbincangkan. Sehat atau tidak? Amankah? Berapa cangkir sehari?  Simak 4 faktanya yang dikutip dari laman WebMD juga beberapa jurnal penelitian.

    1.Bisakah saya kecanduan kopi?
    Tidak. Sekarang, jika Anda pernah minum kafein selama bertahun-tahun, dan suatu hari Anda tiba-tiba beralih ke kopi tanpa kafein, kepala akan terasa sakit. Tapi kondisi itu hanya sementara. Dan kebanyakan ahli tidak menganggap kecanduan kafein adalah masalah besar.

    Baca juga:
    Mau Touring dengan Moge? Intip Dulu 5 Triknya
    Mau Jadi Ahli Kopi, Tahu Syarat Utamanya?
    Hari Batik, 4 Keistimewaan Batik Kudus dari Denny Wirawan

    2. Apakah kopi tanpa kafein berarti tidak mengandung kafein?
    Tidak juga. Secangkir kopi biasa mengandung sekitar 130 miligram kafein. Secangkir kopi tanpa kafein mengandung sekitar lima miligram. Itu kira-kira sama dengan secangkir cokelat panas atau setengah dari sebatang cokelat.

    3. Haruskah saya mengurangi kopi?
    Terkadang. Jika Anda menderita osteoporosis, jaga asupan Anda sampai tiga cangkir sehari. Dan kurangi kafein jika Anda menderita insomnia. Disebutkan juga, sementara kafein bisa menghilangkan sakit kepala, tapi konsumsi kafein dalam jumlah besar akan lebih berisiko terkena migrain.

    4. Apakah minum kopi setiap hari aman?
    Menurut penelitian para ahli dari University of Shouthern California, disebutkan bahwa mereka yang mengkonsumsi satu cangkir kopi setiap hari, risiko meninggalnya lebih rendah 12 persen, dibanding mereka yang sama sekali tidak minum kopi. Data ini bahkan lebih kuat pada mereka yang minum tiga cangkir per hari. Yaitu risikonya berkurang sampai 18 persen. Begitu hasil penilitian yang diterbitkan dalam Annals of Internal Medicine edisi 11 Juli 2017.

    Peminum kopi tampaknya lebih terlindungi dari hal-hal besar seperti diabetes, penyakit Alzheimer, penyakit Parkinson, penyakit hati, dan asam urat.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.