Pelajar Berperilaku Aneh, Ada Zat Benzo di Urinenya, Apa Itu?

Reporter:
Editor:

Susandijani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pelajar. Shutterstock

    Ilustrasi pelajar. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Hasil tes urine satu dari dua orang pelajar di Kota Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar), yang berperilaku aneh setelah meminum kopi pada Kamis 5 Oktober positif mengandung zat benzo.

    "Berdasarkan hasil pemeriksaan tim urine di RSJ HB Saanin,   urine salah seorang pelajar positif mengandung zat benzo atau penenang," kata Direktur RSUD Pariaman, Indria Velutina yang didampingi perawat pelaksana Diki Elyas di Pariaman, Jumat.

    Dua pelajar yang berinisial R dan F tersebut dibawa ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pariaman oleh pihak kepolisian karena berperilaku aneh dan hiperaktif, seperti menendang-nendang.

    Baca juga:
    Sel Kanker Itu Penipu, Kapan Waktu Tepat Deteksi Dini?
    Obesitas juga Bisa Sebabkan Kanker, Cek Penelitiannya
    Bahaya Rokok Tingwe, Jenis Rokok Kesukaan Jenderal Soedirman

    Mereka diantarkan pihak kepolisian pada Kamis sore sekitar pukul 15.30 WIB. Keduanya kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) HB Saanin.

    "Dua pelajar tersebut terpaksa kami rujuk ke Kota Padang untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut terkait gangguan yang dialaminya," kata dia.

    Pihaknya menambahkan berdasarkan hasil pemeriksaan sementara tim medis belum bisa memastikan apakah ada unsur zat dari pil Paracetamol, Cafein, dan Carisoprodol (PCC).

    Sementara itu Kasi Kurikulum Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) setempat, Yurnal, mengatakan belum menerima adanya laporan dari pihak sekolah terkait kasus tersebut.

    "Kami belum menerima adanya laporan tersebut, namun segera mencari tahu apakah pelajar asal Kota Pariaman atau dari daerah lain," ujar dia.

    Namun pihaknya mengimbau kepada sekolah dan para wali murid agar melaporkan apabila menemukan perilaku aneh pada anak didik di daerah itu.


  • PCC
  •  

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.