Bukan Sekadar Lari, Simak Tips Penting dari Pelari Dunia Ini

Reporter:
Editor:

Hadriani Pudjiarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Michael Wardian dan komunitas pelari di Kebun Binatang Ragunan, Jakarta, 24 September 2017. Istimewa

    Michael Wardian dan komunitas pelari di Kebun Binatang Ragunan, Jakarta, 24 September 2017. Istimewa

    TEMPO.CO, Jakarta - Kehadiran seorang pelari dunia, seperti Michael Wardian dalam sebuah acara di pusat kebugaran pastilah menjadi daya tarik kuat bagi penggemar lari di mana pun berada. Inge, misalnya, wanita bertubuh kurus ini tak sabar mengikuti kegiatan lari bersama teman-temannya yang mengandrungi olahraga ini. 

    Inge tak sendiri, dia ditemani Andre yang sehari-hari bekerja di sebuah pusat kebugaran di kawasan Senayan, Jakarta Selatan. Pekan lalu, Inge dan Andre ikut menghadiri Side Run Side with Michael Wardian yang berlangsung di Kebun Binatang Ragunan, Jakarta Selatan. Acara ini berlangsung Minggu mulai pukul tujuh pagi dan diikuti ratusan pelari dari berbagai komunitas dan perorangan seperti Indorunners, Fakerunners, Obler, Trojan, Senayan Runner, Hendra Wijaya Team, Rhenaldy Team, UIU Team dan sebagainya.

    Baca juga:
    Pelari Kenya Mendominasi Maybank Bali Marathon 2017  
    7 Faktor Pemicu di Kantor yang Mengancam Kesehatan Jiwa

    "Kesempatan emas bisa mendapatkan tips menarik dari ahlinya," kata Andre. Dalam acara ini selain Michael mengajak para komunitas berlari mengelilingi area di Kebun Binatang Ragunan, juga memberikan coaching clinic seputar teknik lari.

    Pada kesempatan ini, Michael juga didaulat menghadiri acara peluncuran sepatu Hoka One One yang menjadi andalan bagi para pelari di seluruh dunia. "Hal mendasar dan penting untuk ektif menekuni olahraga ini, pastikan sepatu yang digunakan nyaman dikenakan saat berlari," kata dia.

    Selanjutnya, Michael juga menjelaskan bahwa sepatu ini menciptakan bentuk lightweight shoes dengan bagian midsoles yang sangat tebal. Menurutnya, dengan sepatu ini biasa dipakai para pelari ultra, karena keunggulan memiliki bantalan yang tinggi dan kestabilan saat berlari. "Teknik mengetahui media yang dikenakan, seperti sepatu saat berlari menjadi hal terpenting," ujar dia.

    Dan berbekal pengalaman lari di berbagai lomba dan medan membuat Michael tahu benar apa yang harus dicari pada sebuah sepatu lari. Dalam sebuah video yang dibuatnya khusus untuk pelari Indonesia, ia berbagi tiga hal penting dalam pemilihan sepatu yaitu sepatu tersebut harus ringan, punya bantalan yang baik, and have a fast feel. “Those are the three things I’m looking for in all my shoes and that they focused and tailored to what I’m doing.”

    Menilik prestasi Michael memang mengagumkan. Pria kelahiran 1974 ini sepanjang tahun 2017 memiliki pencapaian luar biasa, yaitu dalam menyelesaikan tujuh lari marathon, selama tujuh hari di tujuh benua, dengan waktu rata-rata 2:45:03, Iebih cepat 30 menit Iebih dari rekor sebelumnya. Selain itu, pelari berambut gonrong ini juga telah berkompetisi dalam Iebih  dari 15 Ultra Marathon di seluruh dunia, dan sebagian besar berhasil naik podium sebagai pemenang.

    Michael juga menjadi sosok yang tidak asing dalam dunia maraton dan ultra marathon. Terbukti dia sudah menyelesaikan keenam World Major Marathon di Tokyo, Boston, London, Berlin, Chicago, dan New York dengan waktu rata-rata yaitu 2:31:09. Selain itu, Michael juga memecahkan rekor berlari 50 kilimeter di treadmill dari 3:03:56 menjadi 2:59:49. Pada tahun 2014, dia meraih prestasi United States of America Track and Field (USATF) dan Master Ultra Runner (Road & Trail). Sepanjang tahun 2008 hingga 2011 dia meraih USATF Ultra Runner of the Year.

    Pada tahun 2017, Michael berhasil memecahkan rekor World Marathon Challenge. Bahkan pada 23 Januari dia memengkan tantangan di Antartika, di Argentina ( Amerika Latin), Miami (Amerika), Madrid (Eropa), Maroko (Afrika), Dubai (Asia), dan berakhir di Sydney (Australia). Sebanyak 31 pelari mengikutinya dan Michael menamatkannya dengan waktu finish rata-rata 2:45:56  (rekor sebelumnya adalah 3:32:25).

    Michael memberikan tips bagi pehobi lari supaya selalu termotivasi. Hal ini selalu dilakukan Michael yang aktif mengikuti satu lomba ke lomba lain. "Secara  otomatis hal ini membuat jadwal kita semakin sibuk dan selalu termotivasi diri," kata Michael yang memiliki prinsip  “don’t bite off more than you can chewed but also sign up for stuff you find exciting in.”

    Hal tersebut menurut Michael merupakan cara terbaik agar terus termotivasi dan bersemangat dengan yang dilakukannya. “Lakukan sesuatu di pagi hari yang membuat Anda bersemangat untuk berlatih setiap hari, Ini akan menjadi bekal untuk mengikuti perlombaan," kata pelari dunia ini.

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.