Memotret Danau Sagara Anak di Malam Hari

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Danau Sagara Anak, Gunung Rinjani, Lombok. Tempo/Rully Kesuma

    Danau Sagara Anak, Gunung Rinjani, Lombok. Tempo/Rully Kesuma

    TEMPO.CO, Jakarta - Sinar matahari  sore itu di danau Sagara Anak, gunung Rinjani  semakin meredup. Para pendaki mulai mengurangi aktivitasnya. Sebagian memilih berada di dalam tenda, sebagian lagi memasak mempersiapkan makan malamnya. Tidak banyak kegiatan yang bisa dilakukan di malam hari.

    Langit biru berhiaskan bintang,  air danau yang tenang,  deretan tenda di pinggiran danau menjadi pemandangan yang sempurna di bawah siraman cahaya bulan.  Sayang jika panorama alam ini dilewatkan begitu saja.  Cahaya minim di malam seringkali membuat penggemar  penggemar fotografi mengurungkan niatnya memotret. Padahal memotret di malam hari cukup menantang dan menghasilkan suasana yang berbeda dibanding siang hari. Baca: 6 Trik Ampuh Menggunakan Kamera Analog

    Danau Sagara Anak, Gunung Rinjani, Lombok. Tempo/Ruly Kesuma

    Fotografi tentu saja berkaitan erat dengan cahaya.  Persoalannya  saat malam hari cahaya sangat minim, hanya berharap dari cahaya bulan mau pun bintang. Lampu kilat tidak bisa menyelesaikan masalah karena hanya menjangkau jarak yang dekat dari kamera. Walaupun hanya mengandalkan cahaya bulan, sebenarnya secara kasat mata penyinarannya cukup merata.  Pinggiran danau, tenda, bebatuan,  punggungan gunung, pepohonan, air danau, semuanya terkena cahaya. Selama ada cahaya yang  dipantulkan dari objek foto maka kegiatan fotografi bisa dilakukan.

    Danau Sagara Anak, Gunung Rinjani, Lombok. Tempo/Rully Kesuma

    Pemotretan di malam hari dengan kecepatan rendah bisa menjadikan suasana gelapnya malam menjadi lebih terang dibandingan pandangan mata biasa. Ada warna-warna yang tidak terlihat oleh mata kita bisa direkam oleh kamera. Tingginya  ISO, kecepatan, besarnya bukaan diafragma yang akan dipilih tergantung dari kondisi cahaya saat itu. Baca: 7 Keunggulan Memotret Pakai Kamera di Smartphone

    Nah, jika sebelumnya kita melakukan perjalanan dan memotret hanya pada saat cahaya matahari berlimpah, matahari terbenam, atau matahari terbit, cobalah sekali-kali memotret ketika matahari sudah hilang berganti dengan bulan. Jangan buru-buru memasukkan kamera ke dalam tas, ini lah saatnya memotret. Jangan takut akan gelap. Untuk mendapatkan hasil yang bagus baca Tips Memotret di Malam Hari.

    Rully Kesuma


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pelonggaran Kembali PPKM: Aturan Baru WFO, Bioskop, dan Anak-anak

    Pemerintah kembali melonggarkan sejumlah aturan PPKM yang berlaku hingga 4 Oktober 2021. Pelonggaran termasuk WFO, bioskop, dan anak-anak di mall.