Senin, 19 Februari 2018

AdaTiga Pahlawan Bagi Youtubers Atta Halilintar, Siapa Mereka?

Reporter:

Lani Diana Wijaya

Editor:

Susandijani

Jumat, 10 November 2017 21:05 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AdaTiga Pahlawan Bagi Youtubers Atta Halilintar, Siapa Mereka?

    Atta Halilintar (Instagram.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Youtubers Atta Halilintar Hari Pahlawan yang diperingati setiap 10 November menjadi momentum untuk menghargai jasa para pahlawan.

    “Kalau enggak ada pahlawan-pahlawan itu mungkin kita enggak ada di sini,” kata Atta usai konferensi pers YouTube FanFest Indonesia 2017 di Sheraton Grand Jakarta Gandaria City Hotel, Kebayoran, Jakarta Selatan, Jumat, 10 November 2017.

    Bagi Atta, ada tiga pahlawan yang selalu menginspirasi kehidupannya. Pertama adalah Nabi Muhammad SAW. Alasannya, lanjut Atta, Nabi Muhammad telah menebar kasih sayang bagi banyak orang.

    Baca juga:
    6 Hal Ini (juga) Bisa Membuat Kamu Jadi Pahlawan
    Daniel Darryan, Paspampres Ganteng Itu Berbahasa Sunda
    Heboh Pelecehan Seksual, dari Harvey Weinstein Kini Steven Seagal

    Pahlawan kedua baginya, yakni sang ibu yang telah mendidiknya. Pahlawan ketiga adalah penggemar Atta yang dinamakan ATEAM. Atta berujar tak dapat meraih prestasi apa pun tanpa dukungan penggemar yang menonton karyanya.

    “Jadi menurut gue, orang yang udah support gue adalah pahlawan,” ujar Atta.

    Menurut Atta, pahlawan yang relevan bagi generasi sekarang ini adalah sosok yang bisa menginspirasi banyak orang. Selain itu, pahlawan dapat membawa dampak positif. Caranya dengan membuat karya yang mengubah sikap seseorang menjadi lebih baik lagi.

    “Yang bisa mengubah jalan pikir orang dari yang misalnya dia stres di sekolah atau dia pusing, gara-gara menonton karya kamu, dia bisa semangat berkarya,” jelasnya.


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Globalisasi Cinta, Vicky Prasetyo dan Angel Lelga Menikah

    Ucapan Vicky Prasetyo soal Angel Lelga, Saya merasa reboisasi hati ini kian menjalar ketika globalisasi cintamu merasuk indepenisasi hatiku..."