Senin, 19 Februari 2018

Dokter Letty Ditembak, Ayu Laksmi: The Real Horor

Reporter:

Lani Diana Wijaya

Editor:

Susandijani

Selasa, 14 November 2017 17:58 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dokter Letty Ditembak, Ayu Laksmi: The Real Horor

    Seniman Ayu Laksmi saat sesi latihan sebelum pertunjukan di Nusa Dua, Bali, 7 November 2017. Ia pertama kali berakting dalam film Under the Tree pada 2008. Tempo/Ilham Fikri

    TEMPO.CO, Jakarta - Artis Ayu Laksmi menganggap, peristiwa suami tembak istri adalah horor yang sesungguhnya. Pernyataannya ini menanggapi penembakan yang dilakukan Ryan Helmi (41) terhadap istrinya, Letty Sultri (46) pada Kamis malam, 9 November 2017.

    “Itu the real horror. Ngeri banget,” kata Ayu ketika datang ke kantor Tempo, Jakarta, Selasa, 14 November 2017.

    Menurut Ayu, peristiwa itu lebih menyeramkan ketimbang film yang dimainkannya, Pengabdi Setan. Musuh manusia, lanjut Ayu, adalah ketika tak bisa mengendalikan diri sendiri.

    Baca juga:
    Minat Jadi PNS Bergaji Internasional? Ada Lowongan di Beijing
    Setelah 58 Tahun, Akhirnya Barbie Pakai Jilbab
    Usia Pria Lebih Pendek Dibanding Perempuan? Intip Penelitiannya

    Ayu berujar, manusia memiliki sifat ‘setan’. Misalnya, cemburu, keinginan yang berlebihan atau serakah, dan amarah. Sifat inilah yang membuat manusia tak dapat menaklukan dirinya.

    “Karena kemarahan, itu setan yang sesungguhnya,” ujarnya.

    Ayu pun mengibaratkan diri manusia yang terdiri dari elemen-elemen. Elemen pertama adalah air. Elemen ini simbol dari fleksibilitas. Artinya, manusia memiliki sifat fleksibel seperti toleransi terhadap perbedaan.

    Elemen kedua, yakni api. Api menandakan adanya semangat untuk bertahan hidup, berpikir, dan mencari jalan keluar atas suatu permasalahan.

    “Perempuan selalu jadi korban karena identik dengan tubuh. Padahal, perempuan harus tumbuh dan memiliki hak yang sama untuk melanjutkan hidup,” jelas Ayu.

    Elemen ketiga adalah udara. Maknanya, yakni manusia harus memiliki kebebasan. Elemen ini membahas tentang pentingnya menghormati diri sendiri.

    Untuk menghindari kasus suami tembak istri terjadi lagi, Ayu menyarankan pasangan suami-istri membangun komunikasi. Kadang-kadang, kata Ayu, kultur Indonesia memaksa salah satu pihak untuk tidak menyampaikan keinginannya. Ada juga yang terlalu patuh , sehingga menyimpan apa yang dirasakan.

    “Itu sulit diutarakan pada keluarga besar, sehingga banyak enggak enaknya. Akhirnya amsyong,” ujar Ayu Laksmi.

    Helmi dan Letty sama-sama berprofesi sebagai dokter. Awalnya, Helmi mendatangi tempat istrinya bekerja di klinik kesehatan Azzahra, Cawang, Jakarta Timur. Ia datang dengan membawa dua pistol, yakni revolver rakitan dan jenis FN.

    Tujuan Helmi adalah meminta Letty membatalkan gugatan cerai. Putusan gugatan cerai rencananya dikeluarkan pada Sabtu, 18 November 2017. Helmi berniat mengajak Letty bicara, tapi malah terjadi percekcokan. Pada akhirnya, Helmi menembak Letty sebanyak enam kali pada bagian muka dan dada.


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Globalisasi Cinta, Vicky Prasetyo dan Angel Lelga Menikah

    Ucapan Vicky Prasetyo soal Angel Lelga, Saya merasa reboisasi hati ini kian menjalar ketika globalisasi cintamu merasuk indepenisasi hatiku..."