Mengintip Rumah Setya Novanto, Karakternya Modern dan Transparan

Reporter:
Editor:

Susandijani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kondisi kediaman Ketua DPR RI Setya Novanto yang tengah disambangi oleh enam pegawai KPK di Jalan Wijaya 13 nomor 19, Melawai, Jakarta Selatan pada Rabu, 15 November 2017. Tempo/Zara Amelia Adlina

    Kondisi kediaman Ketua DPR RI Setya Novanto yang tengah disambangi oleh enam pegawai KPK di Jalan Wijaya 13 nomor 19, Melawai, Jakarta Selatan pada Rabu, 15 November 2017. Tempo/Zara Amelia Adlina

    TEMPO.CO, Jakarta - Setya Novanto, kembali membuat heboh media massa. Rabu, 15 November 2017 malam, kediamannya di Jalan Wijaya XIII nomor 19, Melawai, Jakarta Selatan ramai menjadi pusat perhatian. Saat itu, disebutkan bahwa tim penyidik KPK datang untuk menjemput Ketua DPR  tersebut.

    Lepas dari kasus yang sedang dihadapi Setya Novanto. Dari berbagai kamera Televisi, tampak terlihat kokohnya pintu rumah Setya Novanto. Penonton hanya disuguhi bayang-bayang suasana rumah melalui dinding berkaca yang dilapisi tirai.

    Seperti apa rumah Setya Novanto? Berikut sedikit gambarannya seperti yang ditulis Majalah Home Living berapa waktu lalu. 

    Majalah Home Living, yang tak lain adik kandung Tabloid Bintang Indonesia, dipercaya keluarga Setya Novanto untuk mengabadikan “istana-istana” mereka di Jakarta dan NTT. Baca juga:4 Trik Ampuh Cegah Penyakit di Musim Hujan

    Untuk mewujudkan rumah mewah dan nyaman di Jakarta Selatan, Setya memakai jasa desainer interior A2J Design dengan arsitek Her Pramtama.

    interior rumah setya novanto 2 (TabloidBintang)
    Rumah itu dibangun sesuai karakter Setya dan Deisti yang ramah, terbuka, dan tidak formal, tecermin dari arsitektur hunian yang modern dan transparan dengan tata ruang yang terbuka dan kasual.

    Setelah lelah beraktivitas di luar seharian, rumah tempat kembali dan berkumpul penghuninya. Inilah arti rumah bagi Deisti.

    “Kami bisa diskusikan hal-hal yang sudah kami lakukan seharian begitu pulang ke rumah,” ucap Deisti kepada Majalah Home Living, tahun 2010.

    Saat merencanakan rumah di kawasan Jakarta Selatan yang jadi kediamannya kini, Deisti menginginkan desain rumah yang terbuka, tapi antarruangnya menyatu.

    “Kami bisa merasakan keberadaan satu sama lain meski sedang berada di lantai yang berbeda,” jelasnya.

    Keinginan ini diterjemahkan arsitek Her Pramtama dalam arsitektur bangunan yang modern dan serba terbuka. Keterbukaan diwujudkan dalam tata ruang yang terkoneksi satu sama lain, yang memungkinkan interaksi antarruang tetap terjalin.

    Juga diwujudkan dalam pemilihan material berupa kaca untuk selubung bangunan—sebuah batas transparan yang justru menyatukan ruang luar dan dalam bangunan.

    Kebutuhan Deisti dan keluarganya diakomodasi dengan hunian 4 lantai yang luasnya sekitar 1.600 meter persegi. Baca juga:Nikotin, Efek Tenangnya Bikin Pecandu Sulit Melepaskannya

    Dari keempat lantai itu, tiga lantai ditempati ruang-ruang publik, semi publik, dan semi privat. Hanya 1 lantai saja, yakni di level 3, yang difungsikan sebagai area privat yang diisi kamar-kamar tidur sebagai tempat beristirahat.

    Level 2 ditempati foyer yang merangkap area lobi lift yang menerus hingga ke ruang makan. Ruang tamu dan pantry ada di level lantai yang sama, di sisi kiri dan kanan lobi.

    Dari area penyambut tamu ini, melalui tangga atau pun lift dapat diakses level 1 yang berisi living room dengan pemandangan langsung ke kolam renang, musala, juga ruang salon dan fitness.

    Level paling atas menjadi ruang entertainment yang dilengkapi bar. Ruang ini tempat favorit Giovanno untuk bermain.

    interior rumah setya novanto (TabloidBintang)
    Sebagai rumah yang direncanakan dari awal dengan baik dan detail, hunian ini disebut Deisti memenuhi kriteria idamannya. Salah satunya, menjadi tempat berkumpul seluruh anggota keluarganya. Baca juga:Sulih Suara, Kaesang Pangarep Sulit Menghilangkan Logat Medoknya

    Saat akhir pekan, living room dengan pemandangan ke arah kolam renang yang merupakan titik pusat rumah jadi tempat favorit keluarga berkumpul.

    “Sekadar mengobrol santai, mengawasi anak-anak yang sedang berenang atau hanya memandangi hujan di luar,” cerita Deisti.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Marah karena Tersulut Lambatnya Stimulus Kredit

    Presiden Joko Widodo geram karena realisasi anggaran penanganan pandemi masih minim. Jokowi marah di depan para menteri dalam sidang kabinet.