Senin, 28 Mei 2018

Obesitas pada Balita Bisa Sebabkan Kaki Bengkok

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ekspresi sejumlah balita saat mengikuti gerakan instruktur balet di sekolah balet Susan studio Malang, Jawa Timur, 20 Februari 2015. Belajar balet sejak dini membantu perkembangan tulang dan mencegah terjadinya obesitas pada balita. TEMPO/Aris Novia Hidayat

    Ekspresi sejumlah balita saat mengikuti gerakan instruktur balet di sekolah balet Susan studio Malang, Jawa Timur, 20 Februari 2015. Belajar balet sejak dini membantu perkembangan tulang dan mencegah terjadinya obesitas pada balita. TEMPO/Aris Novia Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Jumlah kasus obesitas idiopatik (obesitas primer atau nutrisional) mencapai 90 persen. Penyakit ini terjadi pada anak dengan postur normal dari keluarga yang memiliki riwayat obesitas. Usia tulang dan fungsi mentalnya pun normal.

    Bukan berarti orang tua bisa menarik napas lega. Staf pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia,  Klara Yuliarti mengatakan, salah kaprah yang kerap terjadi dalam kasus ini adalah, orang tua menganggap anak mereka yang sangat gemuk itu sehat, lucu, dan menggemaskan. Baca: Aktivitas Fisik Dapat Bantu Kelola Emosi Anak

    “Apalagi bila keluarga memiliki riwayat kegemukan. Saat anak memiliki berat badan ideal, malah dianggap tidak normal. Orang tua kemudian membandingkan tubuh si kecil dengan tubuh mereka waktu balita dulu. Saya menemukan kasus, anak dengan obesitas idiopatik mengalami kaki bengkok atau Blount's disease. Kaki bengkok terjadi karena kaki menyangga bobot yang berlebihan. Anak ini berusia 6 tahun, berat badannya 42 kg,” Klara mengingat. Baca: Efek Bully Pada Bunga Jelitha, Takut Pulang ke Tanah Air

    Dampak kaki bengkok bisa permanen. Meski si kecil diet hingga berat badannya ideal, tidak serta-merta membuat kaki yang bengkok menjadi lurus. Biasanya, dokter merekomendasikan anak itu menjalani operasi dan pemasangan pen.


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Jenis Serangan di Seluruh Dunia, Teror Bom Masih Jadi Pilihan

    Inilah jenis-jenis teror dan korban yang jatuh di berbagai penjuru dunia sejak menara kembar WTC diserang, teror bom masih jadi pilihan pelaku teror.