Senin, 28 Mei 2018

Ungkapkan Cinta pada Si Kecil, Simak Efeknya Kata Psikolog

Reporter:
Editor:

Susandijani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tentara Filipina mencium anaknya saat tiba di pelabuhan Manila, 30 Oktober 2017. Sekitar  500 personil tentara Filipina pengerahan selama lima bulan dalam menaklukan militan pro ISIS. AP

    Tentara Filipina mencium anaknya saat tiba di pelabuhan Manila, 30 Oktober 2017. Sekitar 500 personil tentara Filipina pengerahan selama lima bulan dalam menaklukan militan pro ISIS. AP

    TEMPO.CO, Jakarta - Ada berbagai macam cara untuk memberikan cinta kasih kepada anak. Salah satunya adalah dengan ungkapan verbal. Meskipun anak belum mampu memahami bahasa yang diungkapkan orang tua, tetapi anak dapat menangkap kode yang diberikan orang tuanya.

    "Jangan segan mengucapkan cinta kepada anak. I love u atau bilang mama  atau papa sayang kamu," kata Psikolog Keluarga Roslina Verauli.

    Baca juga:
    Riset Baru: 3 Hal Ini Tanda Bahwa Gadget Sudah Mengancam Si Kecil
    2 Jenis Syok yang Bisa Dialami Korban yang Jatuh dari Ketinggian
    Dilema Penampilan di Dunia Karier, yang Cantik Tak Kompeten?

    Tumbuh kembang anak merupakan faktor penting yang harus diamati oleh tiap orang tua. Namun, tak jarang orang tua menganggap faktor nutrisilah yang memegang peranan paling penting untuk tumbuh kembang sang buah hati.

    Selain faktor nutrisi lengkap, pengasuhan orang tua juga mengambil bagian penting. Terlebih saat anak memasuki masa pertumbuhan, yaitu usia 1-3 tahun.

    Menurut sosok yang akrab dipanggil Vera, ini pengasuhan orang tua di rumah memegang peran penting dalam perkembangan anak. Termasuk di usia 1-3 tahun, pola pengasuhan dan nutrisi saling melengkapi kemampuan dan kecerdasan anak.

    Tak hanya soal pertumbuhan anak, tambahnya, cinta kasih orang tua juga ikut menstimulasi otak anak dan memacu kecerdasannya. "Ketika anak berinterakssi dengan orang tua, kehangatan orang tua akan menstimulasi otak anak," kata Vera.

    Menurut Vera, bayi sangat sensitif dengan sentuhan. Oleh karena itu, dia menyarankan agar para orang tua sesering mungkin memberikan sentuhan dan pelukan kepada anak. "Apa susahnya memeluk. Kulit memiliki banyak pusat sensoris, makanya bayi sangat sensitif saat dipeluk. Ini juga ada kaitannya ke perkembangan neuron anak," tuturnya.

    Selain mengungkapkan cinta, Vera menganjurkan sesering mungkin orang tua memuji pencapaian anak setelah melakukan sesuatu. Namun, pujian yang diberikan tidak secara berlebihan. "Kalau anak lagi tidak hebat, jangan dikritik," katanya.


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Jenis Serangan di Seluruh Dunia, Teror Bom Masih Jadi Pilihan

    Inilah jenis-jenis teror dan korban yang jatuh di berbagai penjuru dunia sejak menara kembar WTC diserang, teror bom masih jadi pilihan pelaku teror.