Material Terbaik untuk Baju Ibu Hamil ala Ria Miranda

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Desainer Ria Miranda menghadiri Ramadhan Gathering Wardah Cosmetics di Hotel Dharmawangsa Jakarta, 23 Juni 2016. Ria tampil cantik dalam balutan busana muslim bernuansa putih krem dengan warna yang lembut. TEMPO/Nurdiansah

    Desainer Ria Miranda menghadiri Ramadhan Gathering Wardah Cosmetics di Hotel Dharmawangsa Jakarta, 23 Juni 2016. Ria tampil cantik dalam balutan busana muslim bernuansa putih krem dengan warna yang lembut. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Walau sedang mengandung anak ketiga, Perancang Busana Ria Miranda terlihat tetap segar dan tampak bersinar. Ditemui dalam acara Wardah Beauty to Share pada Rabu 20 Desember 2017 di Jakarta, Ria berbagi tips kecantikannya kala hamil.

    Ria Miranda menggemari makeup minimalis. Ketika bepergian, pemilik label busana Ria Miranda ini merias wajahnya dengan loose powder, eye shadow, maskara dan lipstik. "Kalau datang ke acara, tambahan pakai eyeliner dan blush on," kata Ria. Baca: 5 Eksekusi Sadis Dulu, Kubur Hidup-Hidup dan Gergaji Selangkangan

    Soal busana yang dikenakan, wanita yang tengah hamil 10 minggu ini lebih memilih busana longgar. Ria juga menyarankan para ibu hamil memakai material busana yang tidak membuat gerah.

    "Ibu hamil cenderung lebih cepat berkeringat. Bisa pilih bahan-bahan seperti rayon, sifon dan katun," anjur lulusan sekolah mode ESMOD ini. Khusus sifon, punya keunggulan membuat badan ibu hamil tidak tampak terlalu besar. Baca: MK Bolehkan Nikahi Teman Sekantor, Simak Pengalaman Pasangan ini

    Busana yang nyaman dan riasan cantik menurut Ria ampuh meningkatkan rasa percaya diri ibu hamil. Terutama ibu hamil yang kerap merasa malas dandan dan bepergian.

    "Kalau pilih baju yang buat kita percaya diri, makeup cantik pasti pas keluar rumah bikin kita lebih PD," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Politik Dinasti dalam Partai Peserta Pemilihan Legislatif 2019

    Kehadiran politik dinasti mewarnai penyelenggaraan pemilihan legislatif 2019. Sejumlah istri, anak, hingga kerabat kepala daerah.