3 Cara Cerdas dan Bijaksana Ajukan KPR

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pameran layanan publik internasional di Jakarta, Selasa (23/6). Kalangan pengembang berharap tingkat suku bunga kredit pemilikan rumah (KPR) pada semester II/2009 turun ke kisaran 11-12% agar sektor properti kembali bangkit. Tempo/Panca Syurkani

    Pameran layanan publik internasional di Jakarta, Selasa (23/6). Kalangan pengembang berharap tingkat suku bunga kredit pemilikan rumah (KPR) pada semester II/2009 turun ke kisaran 11-12% agar sektor properti kembali bangkit. Tempo/Panca Syurkani

    TEMPO.CO, Jakarta - Memiliki sebuah rumah tentu menjadi impian semua orang. Berbagai cara atau metode pembayaran pun ditempuh agar bisa memiliki rumah dengan uang yang sangat terbatas. Salah satunya dengan pengajuan kredit pemilikan rumah (KPR). Dengan metode pembayaran ini, seseorang yang tidak punya cukup uang untuk membeli rumah secara tunai, bisa memiliki rumah dengan membayarnya secara mengangsur atau kredit.

    Baca: Masih Relevankah Sepeda untuk Olahraga? Simak 3 Hal Ini

    Perlu diingat, dalam mengajukan KPR, seseorang haruslah cerdas dan bijak. Soalnya, KPR tidak akan berlangsung satu atau dua tahun saja, melainkan lima atau bahkan 20 tahun. Sehingga, berbagai hal pun perlu dipertimbangkan sebelum atau saat mengajukan KPR. Adapun pertimbangan yang bisa membuat Anda menjadi cerdas atau bijak dalam mengambil keputusan sebelum pengajuan KPR, antara lain:

    1. Memperhitungkan kemampuan finansial

    Hal pertama yang perlu Anda pikirkan sebelum melakukan pengajuan KPR adalah memperhitungkan kemampuan finansial. Meskipun nanti Anda akan mendapatkan pinjaman dari bank, perhitungan ini tetap perlu dilakukan. Karena nanti, setiap bulan Anda harus mengeluarkan uang guna membayar kredit KPR. Besaran cicilan pun bisa naik sesuai suku bunga acuan. Jadi, pertimbangkan baik-baik kemampuan finansial Anda. Jangan sampai kebutuhan pokok jadi korban gara-gara angsuran KPR.

    Baca: Layanan Antar Dokumen dan Makanan Kini Bisa Pakai Sepeda

    1. Survei ke bank yang menyediakan KPR

    Setelah mendapatkan gambaran pasti mengenai rumah yang ingin dibeli dengan metode KPR, maka Anda bisa melakukan survei ke bank tempat Anda akan mengajukan KPR. Di sana, Anda bisa melihat sendiri, kira-kira dengan rumah yang diinginkan itu, berapa yang harus Anda cicil setiap bulannya. Anda juga harus tahu detail lainnya tentang KPR yang akan diajukan tersebut. Bacalah dengan teliti persyaratan dari bank, dan jangan gegabah dalam menentukan sesuatu. Jangan sampai nantinya Anda tidak bisa membayar cicilan setiap bulannya saat sudah menyetujui KPR dari bank tersebut.

    1. Cermat memilih produk KPR

    Tentunya antara Anda dan pihak bank penyedia KPR, keduanya sama-sama tidak ingin dirugikan, bukan? Maka dari itu, Anda harus membaca kira-kira fasilitas dan bantuan seperti apa yang bisa diberikan bank kepada nasabahnya yang mengajukan KPR. Perlu pula memperhatikan reputasi bank tersebut. Kemudian telitilah tentang biaya administrasi yang perlu Anda siapkan untuk mengajukan KPR pada bank tersebut. Jangan sampai tidak sesuai dengan anggaran Anda.

    TABLOID BINTANG 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Politik Dinasti dalam Partai Peserta Pemilihan Legislatif 2019

    Kehadiran politik dinasti mewarnai penyelenggaraan pemilihan legislatif 2019. Sejumlah istri, anak, hingga kerabat kepala daerah.