Kamis, 22 Februari 2018

5 Penjelasan Ilmiah Kebiasaan Kucing yang Perlu Dipahami

Reporter:

Tempo.co

Editor:

Mitra Tarigan

Senin, 8 Januari 2018 08:15 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • 5 Penjelasan Ilmiah Kebiasaan Kucing yang Perlu Dipahami

    Seorang pengunjung wanita memberikan makanan pada kucing saat berada di kafe kucing di Vilnius, Lithuania, 6 Desember 2017. REUTERS/Ints Kalnins

    TEMPO.CO, Jakarta - Pernahkah Anda bertanya atau penasaran mengenai perilaku hewan peliharaan Anda, khususnya kucing, yang sering dilakukan? Ternyata ada penjelasan ilmiah mengenai perilaku-perilaku tersebut. Berikut penjelasannya.

    Mengapa Kucing Membenci Air?

    Bukan misteri bahwa kebanyakan kucing rumahan tidak suka berada di air, entah untuk mandi atau berenang di kolam. Kenapa? Mungkin karena bulu kucing memakan waktu lebih lama untuk kering daripada yang seekor anjing, dan kucing tidak suka menunggu bulunya mengering dengan kondisi badan yang basah kuyup, menurut Kelley Bollen, Direktur Program Perilaku untuk College of Veterinary Medicine di Cornell University.

    Atau mungkin kucing lebih suka keempat kakinya berada di permukaan yang padat dan tidak menikmati sensasi mengambang di air, lanjut Kelley. Berbeda juga dengan anjing, yang sudah dikenalkan kepada air sejak kecil. Seorang ahli biologi satwa liar dengan Animal Behavior Associates in Colorado, Suzanne Hetts, mengatakan kalau kucing tidak memiliki kebiasaan seperti itu. Baca: Ahok Gugat Cerai, ini 5 Pemimpin Dunia yang juga Alami Cerai 

    Mengapa Kucing Sering Melakukan Pereggangan?

    Alasan kucing suka meregangkan tubuhnya sama seperti yang biasa dilakukan orang: rasanya enak, dan hal ini bisa meningkatkan aliran darah ke otot, ungkap Andrew Cuff, seorang peneliti postdoctoral anatomi di Royal Veterinary College di London. Kucing tidur antara 12 dan 16 jam dalam sehari, yang berarti mereka tidak bergerak dalam jumlah waktu yang lama. Saat kucing duduk diam atau tidur, tekanan darah mereka menurun, sehingga pereggangan bisa mengembalikan tekanan tersebut.

    Mengapa kucing mengubur kotoran mereka?

    Berbicara tentang kotoran, mungkin Anda pernah bertanya mengapa kucing mengubur kotoran mereka? Para ilmuwan menjelaskan, di alam bebas predator dengan hidung sensitif cenderung mudah menangkap bau urine dan kotoran kucing. Jadi, kucing yang lebih kecil dan lebih lemah akan mengubur kotoran mereka agar tidak mengundang hewan yang lebih dominan. Sebaliknya, kucing yang besar dan dominan di alam liar, seperti singa dan harimau, kadang menandai wilayah mereka dengan kotoran tapi tidak menguburnya, menurut Mental Floss.

    Mengapa kucing memilih-milih makanan?

    Kucing di seluruh dunia adalah pemilih makanan. Sebenarnya, perilaku yang tampaknya sombong ini mungkin tertanam dalam otak kucing. Dan alih-alih menilai makanan dari bau dan rasanya, kucing mungkin melakukan beberapa soal matematika, meski secara naluriah, di kepala mereka. Itu karena mereka membutuhkan makanan dengan rasio 1 sampai 0,4 protein terhadap lemak, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Royal Society Open Science. Baca: Ahok Gugat Cerai, ini Cara Veronica Tan Atur Makan Keluarga

    Mengapa Kucing Suka Berikan ‘Headbutts’

    Ketika kucing Anda menghampiri dan meletakkan kepalanya pada kepala Anda ketika digendong, atau menggosokkan kepalanya ke kaki Anda, mungkin Anda penasaran kenapa dia melakukan hal tersebut. Istilah teknis untuk apa yang kucing Anda lakukan itu adalah ‘headbutts’. Perilaku ‘headbutts’ ini termasuk juga menggosok dirinya ke kaki Anda. Ternyata, alasan mereka melakukan ini adalah untuk berkomunikasi dan juga meninggalkan aroma kucing tersebut pada Anda, sehingga mereka tidak akan asing pada Anda. Ataupun juga, mereka hanya ingin dibelai.

    ANASTASIA PRAMUDITA DAVIES | CATINGTONPOST | LIVESCIENCE


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Vino G Bastian, Sherina Munaf, dan Para Pemeran Wiro Sableng 212

    Bersama Sherina Munaf dan Marsha Timothy, Vino G Bastian menghidupkan kembali tokoh penggenggam Kapak Maut Naga Geni 212 dalam film Wiro Sableng.