Rabu, 23 Mei 2018

Heboh Ahok, Perceraian Bikin Anak Takut Nikah? Ini Kata Psikolog

Reporter:
Editor:

Susandijani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi anak depresi/murung. Shutterstock.com

    Ilustrasi anak depresi/murung. Shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Perceraian orang tua berpotensi menimbulkan trauma pada anak-anak mereka, terutama bila dalam prosesnya ricuh.

    Baca juga:
    Cerai? Simak 4 Kesalahan yang Bisa Mengacaukan Sebuah Hubungan
    5 Tren Fashion Pria 2018: dari Retro Sampai Underground
    Heboh Cita Citata, Apa Ciri Kepribadian Ganda?

    "Tapi semua bergantung pada bagaimana orang tua menjelaskan mengapa ini harus terjadi, bagaimana proses perceraian berjalan apakah damai atau penuh kericuhan, dan juga bagaimana anak-anak menjalani kehidupan setelah perceraian," kata psikolog anak dan keluarga Vera Itabiliana Hadiwidjojo, S.Psi., kepada ANTARA News melalui surat elektroniknya, Selasa.

    Menurut Vera, perceraian yang berlangsung damai bisa meminimalkan kemungkinan anak mengalami trauma.

    Lalu, apakah bercerainya orang tua bisa sampai membuat anak takut menikah?

    "Anak yang melihat hubungan orang tua setelah perceraian masih baik-baik saja, cenderung memiliki pandangan yang tetap sehat dan obyektif dalam memandang sebuah perkawinan," ujar Vera.


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Mahathir Mohamad Menjabat Kembali Perdana Menteri Malaysia

    Setelah mundur sebagai Perdana Menteri Malaysia pada 2003, Mahathir Mohamad kembali ke politik demi menyelesaikan masalah yang dihadapi negaranya.