Rabu, 24 Oktober 2018

Etika di Medsos ala Youtuber; Jangan Asal Posting Demi Views

Reporter:
Editor:

Susandijani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi YouTube. Reuters

    Ilustrasi YouTube. Reuters

    TEMPO.CO, Jakarta - Kasus yang menimpa Joshua Suherman dan Ge Pamungkas tampaknya bisa dijadikan contoh dalam membuat atau membagikan content ke dalam Medsos atau media sosialnya.

    Kebebasan untuk menuangkan pendapat atau ide pribadi bisa menjadi bumerang bagi diri sendiri apabila tidak didampingi dengan pengetahuan tentang aturan yang benar. Baca: Gaji PNS Naik, Simak 6 Trik Jitu Agar Gaji Naik dari Ahlinya 

    Youtuber Indonesia, Jovial da Lopez dan Andovi da Lopez, menyayangkan kondisi masyarakat di Indonesia yang sering memanfaatkan kebebasan berpendapat melalui media sosial menjadi hal yang memicu isu-isu meresahkan.

    “Yang kita amat sayangkan di Indonesia ini adalah ketika seseorang beropini sesuatu yang berbeda, yang bagi sekelompok bisa dianggap maju dan berani tapi bagi kelompok lain dianggap radikal dan menjatuhkan, kemungkinan besar orang itu akan terjerumus masalah. Kenapa kita tidak bisa terima saja bahwa banyak orang memiliki opini yang berbeda?” tulisnya kepada Tempo melalui e-mail.

    Hal ini yang harus disadari masyarakat, khususnya generasi muda, terkait informasi yang akan diberikan atau diterima, agar nantinya tidak melenceng jauh dari pemanfaatan media sosial itu sendiri, yaitu sebagai sebuah wadah untuk bersosialisasi.

    “Etika yang baik adalah silahkan berpendapat, tapi mohon berbobot. Jangan asal berpendapat untuk mendapatkan views, atau jangan melakukan sesuatu untuk masuk berita atau menaikan isu,” kata mereka menjelaskan seputar etika yang baiknya dilakukan.Baca: Naik Jet Pribadi, 10 Perusahaan Dunia ini Puaskan Karyawan 

    Lalu, bagaimana seharusnya untuk membuat atau membagikan content ke dalam media sosial Anda yang baik dan aman tanpa memicu suatu masalah?

    Menurut mereka, tetap pastikan tidak melewati batas  [norma] yang ada, “Bermain pada batas, namun pastikan tidak melewati batas itu. Apabila kita melewati batas, kita harus siap menghadapi konsekuensi yang kemudian datang,” tutupnya.

    Di medsos, dua sosok kakak beradik yang cukup terkenal. Jovial da Lopez dan Andovi da Lopez adalah youtuber di Indonesia yang saat ini sudah memiliki pengikut lebih dari 1 juta subscribers. SkinnyIndonesian24 adalah nama channel youtube mereka. Di tahun 2017 kemarin mereka memberikan beasiswa pendidikan perguruan tinggi kepada dua penonton setia channel SkinnyIndonesian24 dalam rangka merayakan tercapainya 1 juta subscribers di channel mereka.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Saham Lippo yang Jebol dan yang Melambung Dihantam Kasus Meikarta

    Jebloknya saham perusahaan-perusahaan Grup Lippo telah dimulai Selasa 16 Oktober 2018, sehari setelah KPK menangkap dan menetapkan Bupati Bekasi.