Senin, 19 Februari 2018

Menghadapi Titik Terendah dalam Pernikahan, Intip Trik Widi Mulia

Reporter:

Tabloid Bintang

Editor:

Susandijani

Sabtu, 13 Januari 2018 19:05 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menghadapi Titik Terendah dalam Pernikahan, Intip Trik Widi Mulia

    Widi Mulia bersama Adi Sasono. Instagram

    TEMPO.CO, Jakarta - Widi Mulia menceritakan tentang kehidupan pernikahannya dengan Dwi Sasono. Tahun pertama pernikahan adalah masa-masa penuh kejutan, katanya. "Ternyata banyak perbedaan yang  tak ditemui semasa pacaran," kata Widi saat mengunjungi Kantor Tabloid Bintang belum lama ini.

    Widi serta Dwi bertahan dan membuktikan perbedaan bukanlah penghalang  untuk mencapai kebahagiaan.

    Baca juga:
    Pemakaman, Biayanya Bisa Sampai 8 Triliun, Simak 8 Contoh Ini
    Etika di Medsos ala Youtuber; Jangan Asal Posting Demi Views
    Insidious Sukses Besar, Efek Kostum atau Kisahnya? Ini 4 Faktanya

     “Aku pernah ada rasa, 'Oh, begini, ya namanya berumah tangga. Kok enggak enak banget, ya. Kenapa aku harus mikirin dia?' Akhirnya kami bisa menemukan jalan tengah. Harus sama-sama berkorban. Kalau kita semua berusaha, dari komunikasi, memperbaiki sikap, dan mengubah cara pandang, selalu ada hasil positif. Tahun demi tahun dilewati,  kami bisa berubah lebih baik. Segala kekhawatiran bahwa kalau kita menikah akan menjadi sosok yang lain hanya terjadi di pikiran sendiri,” ungkap Widi.

    Widi melahirkan anak pertama laki-laki pada 27 Mei 2008. Kehadiran Dru Prawiro Utomo melengkapi kebahagiaan Widi dan Dwi. Mereka saling bahu-membahu mengasuh Dru.

    Namun ketika anak kedua, Widuri Putri Sasono lahir, mereka dihadapkan pada situasi sulit. Widi menyebut, “Itu titik terendah (dalam perkawinan kami).”

    Keharmonisan rumah tangga goyah. Cekcok menjadi pemandangan sehari-hari. “Kami sering ribut. Ditambah lagi, dia sering syuting di luar kota.”

    Egonya sebagai penyanyi yang sudah memiliki 5 album bersama Be3 keluar. Ia tidak rela meninggalkan karier  yang sudah dibangun sejak duduk di bangku SD.

    “Aku enggak mau membesarkan anak sendirian, apalagi aku punya pekerjaan. Namanya seniman aku ingin tetap berkarya. Akan tetapi aku punya keluarga di mana aku harus full comitment banget. Saat itu aku frustasi. Aku merasa, apakah (perkawinan) ini bisa jalan terus atau enggak? Banyak hal yang aku korbankan sebagai istri,” ungkap Widi. 

    Solusinya, Widi Mulia menyingkirkan egonya dan mengubah cara pandang terhadap sebuah perkawinan.

    “Kita menikah mau cari apa, sih? Tujuan sebagai ibu di dunia itu apa, sih? Mungkin aku terlalu terobsesi pada kerjaan. Mungkin aku terlalu ambisius pada kerjaan. Setelah mengubah cara pandang, akhirnya Mas Dwi melihat aku mengusahakan sesuatu yang sebelumnya aku enggak bisa dan dia hargai itu. Sikap dia berubah. Lebih legawa,” cerita Widi Mulia.

    TABLOIDBINTANG


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Diet: Makanan Penurun Berat Badan

    Makanan yang kaya serat, protein dan vitamin cocok bagi orang yang sedang diet.