Advent Bangun Alami Gagal Ginjal, Simak Cara Pencegahannya

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktor laga Advent Bangun semasa muda. Advent dikabarkan sedang sakit dan dirawat di RS Fatmawati karena gagal ginjal. Tabloidbintang.com

    Aktor laga Advent Bangun semasa muda. Advent dikabarkan sedang sakit dan dirawat di RS Fatmawati karena gagal ginjal. Tabloidbintang.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Aktor laga Advent Bangun tengah dirawat di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta. Sempat beredar pesan berantai bahwa aktor laga Advent Bangun butuh transfusi darah golongan O, karena gagal ginjal.

    Penyakit ginjal kronis yang juga disebut gagal ginjal kronis menggambarkan hilangnya fungsi ginjal secara bertahap. Ginjal berfungsi menyaring limbah dan cairan yang berlebih di dalam darah Anda, lalu dikeluarkan dalam urine Anda. Bila penyakit ginjal kronis telah mencapai tahap lanjut, maka tingkat cairan, elektrolit dan limbah berbahaya dapat terbentuk di tubuh Anda.

    Gagal ginjal salah satu penyakit yang cukup banyak dialami masyarakat di Indonesia. Penyakit gagal ginjal termasuk dalam 10 penyakit dengan pembiayaan tinggi versi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan. Pada tahun 2014-2016, penyakit gagal ginjal bahkan menempati urutan kedua dengan pembiayaan terbanyak. Pada 2014, BPJS Kesehatan harus mengeluarkan Rp 1,5 triliun untuk membiayai 1,1 juta kasus penyakit gagal ginjal. Tahun berikutnya sebanyak Rp 2,4 triliun dikeluarkan BPJS Kesehatan untuk menangani 1,9 kasus gagal ginjalBaca: Bukan Cuma Sophia Latjuba, Artis ini Juga Terlihat Awet Muda

    Pada 2016 BPJS Kesehatan harus mengeluarkan Rp 2,5 triliun dari iuran gotong royong anggotanya untuk menangani 2,1 kasus gagal ginjal. Sedangkan sejak Januari hingga September 2017, sudah ada 1,1 kasus gagal ginjal yang ditangani lembaga ini dengan anggaran Rp 1,3 triliun. "Pembiayaan terbesar penyakit ini untuk cuci darah pasien gagal ginjal," kata Kepala Humas BPJS Kesehatan Nopi Hidayat, Kamis 18 Januari 2018 di Senen.

    FPC. Derita Ginjal. Shutterstock

    Ada beberapa pencegahan yang bisa Anda lakukan untuk mengurangi risiko terkena penyakit ginjal:

    1. Ikuti petunjuk dan pahami keterangan tentang obat umum

    Bila Anda mengkonsumsi penghilang rasa sakit nonprescription, seperti aspirin, ibuprofen (Advil, Motrin IB, lainnya) dan acetaminophen (Tylenol, yang lain), ikuti instruksi pada kemasannya. Mengkonsumsi terlalu banyak penghilang rasa sakit bisa menyebabkan kerusakan ginjal dan umumnya harus dihindari jika Anda memiliki penyakit ginjal. Tanyakan kepada dokter apakah obat ini aman untuk Anda konsumsi atau tidak.

    2. Jaga berat badan

    Jika Anda memiliki berat badan yang sehat, pertahankanlah dengan tetap aktif berolahraga setiap hari 30 menit dalam sepekan. Jika Anda perlu menurunkan berat badan, bicarakan dengan dokter Anda tentang cara menurunkan berat badan secara sehat. Baca: Armand Maulana Bingung Hadapi Anak yang Persis Dirinya

    3. Jangan merokok

    Merokok dapat merusak ginjal Anda dan membuat kerusakan ginjal yang telah ada semakin parah. Jika Anda seorang perokok, bicarakan dengan dokter Anda tentang cara untuk berhenti merokok. Komunitas, konseling dan pengobatan semuanya bisa membantu Anda berhenti dari gaya hidup tersebut.

    4. Mengelola kondisi medis Anda dengan bantuan dokter

    Maksudnya, jika Anda memiliki penyakit atau kondisi yang mampu meningkatkan risiko penyakit ginjal Anda, minta bantuan dokter Anda untuk mengendalikannya. Tanyakan kepada dokter Anda mengenai tes untuk menyadari dan memahami tanda-tanda kerusakan ginjal.

    MAYOCLINIC | MEDICINENET | ANASTASIA PRAMUDITA DAVIES | MT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cesium 137 dan Bahaya Radiasi Pada Tubuh Manusia

    Cesium 137 adalah bahan radioaktif yang digunakan berbagai industri dan pengobatan. Bila salah dikelola, bahan itu akan menimbulkan sejumlah penyakit.