Rabu, 14 November 2018

Manfaat Balet, Perbaiki Postur Tubuh

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penari balet Rusia dari berbagai teater Moskow tampil saat pemutaran perdana Crystal Palace di Valletta, Malta, 21 Juli 2017. REUTERS/Darrin Zammit Lupi

    Penari balet Rusia dari berbagai teater Moskow tampil saat pemutaran perdana Crystal Palace di Valletta, Malta, 21 Juli 2017. REUTERS/Darrin Zammit Lupi

    TEMPO.CO, Jakarta - Menari Balet, selain terlihat indah, juga memiliki manfaat bagi tubuh, terutama bagi perempuan. Menurut pemilik sekolah balet Cicilia Ballet School Ade Siregar, balet dapat membuat kondisi fisik tubuh lebih baik untuk jangka panjang.  "Contohnya, seperti postur tubuh," kata Ade saat dihubungi Tempo pada Senin, 12 Februari 2018.

    Ia menjelaskan, balet lebih baik dimulai sejak usia dini. Meskipun begitu, tidak menutup kemungkinan bagi seseorang untuk mulai belajar balet sejak usia dewasa. Akan tetapi, hasilnya tidak akan sebaik mereka yang sudah memulai balet sejak dini. “Sudah pasti hasilnya tidak sebaik kalau kita belajar balet dari usia muda. Terutama terletak pada (masalah) tulang, napas, dan stamina,” katanya. Baca: Akrab dengan Mantan Istri Suami, Dalam Psikologi 'Gila'

    Sebelumnya, tim balerina dari Indonesia berhasil meraih 3 medali emas di ajang balet internasional, Australian Teachers of Dancing (A.T.O.D) International Dance Competition 2018 yang diselenggarakan di Bangkok, Thailand, pada 8–11 Februari 2018. Kategori yang dimenangkan para balerina asal Cicilia Ballet School tersebut adalah Section 3 Repertoire Teen Part 3, Section 2 Repertoire Teen, dan Section 8 All Style Group Teen.

    Tim balet dari Indonesia memenangkan A.T.O.D International Dance Competition 2018 di Bangkok, Thailand, pada 8-11 Februari 2018/ istimewa

    Ade Siregar mengatakan salah satu anggota grup balet pemenang kompetisi yang digelar di Bangkok tersebut, Ashanty Karisma Putri, sudah menggeluti dunia balet sejak usia 3,5 tahun. Menurut Ade, delegasinya merupakan balerina yang sudah berprestasi dan terbiasa mengikuti kompetisi. Mereka mempersiapkan diri selama 3–4 bulan dengan jam latihan intens, yaitu sekitar 5–6 jam setiap harinya. Baca: Wahai Orang Tua, Bosan Bisa Buat Anak Jadi Kreatif

    “Iya. Ada (juga) penambahan jam latihan untuk anak-anak yang mengikuti lomba ini. Otomatis, ada juga penambahan segi materi karena anak-anak ini saya ikutkan ke berbagai workshop,” ujar Ade

    Contohnya seperti salah satu anggota grup balet pemenang kompetisi yang digelar di Bangkok tersebut, Ashanty Karisma Putri, yang sudah menggeluti dunia balet sejak usia 3,5 tahun. Baca: Laudya Cynthia Bella Akrab dengan Mantan Istri Suami, Ini Risiko

    Ade menjelaskan, para balerina yang dipilih juga diharuskan untuk mengikuti kelas-kelas khusus, seperti stretching class dan contemporary class yang mengajarkan gerakan spesial untuk mereka. “Untuk melemaskan otot-otot yang sudah terpakai, Cicilia juga mengadakan terapi untuk melemaskan otot.”

    Menjalani persiapan seberat dan seketat itu, Ade merasa bangga karena murid-muridnya memiliki mental yang bagus dan kuat. “Karena saya mengajar murid-murid Cicilia cukup keras,” ujarnya.

    MAGNULIA SEMIAVANDA HANINDITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Horor Pembunuhan Satu Keluarga Di Bekasi

    Satu keluarga dibunuh di Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi, pada Selasa, 12 November 2018.