Kamis, 22 Februari 2018

5 Dampak Psikologis pada Kasus Marissa Nasution, Cek Solusinya

Reporter:

Anastasia Pramudita Davies

Editor:

Susandijani

Kamis, 15 Februari 2018 11:58 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • 5 Dampak Psikologis pada Kasus Marissa Nasution, Cek Solusinya

    Ilustrasi Depresi (Pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Kejadian yang dialami Marissa Nasution bukan hal yang mudah diatasi. Kehilangan janin saat masih berada di dalam kandungan kemungkinan dapat memberikan dampak psikis bagi sang ibu.

    “Tapi, itu tergantung kualitas psikologis ibu dan situasi sosial yang dialami. Minimal sang ibu akan mengalami rasa kehilangan dan tertekan,” ungkap Psikolog Klinis Kasandra Putranto kepada TEMPO.CO pada 15 Februari 2018 saat ditanya bagaimana kondisi psikis ibu yang kehilangan bayi saat masih berada dalam kandungan.

    Baca juga:
    TTTS Penyebab Salah Satu Janin Meninggal, Apa Itu?
    Tak Romantis Bukan Berarti Tak Cinta, Pahami 3 Hal Ini
    Fachri Albar (juga) Konsumsi Dumolid, untuk Rehabilitasi?

    Selanjutnya, Kasandra menyebutkan beberapa emosi yang  mungkin timbul akibat kehilangan bayi tersebut.

    • Penolakan, merasa bahwa dokter telah melakukan kesalahan, dan tetap berpikir kedua bayi Anda akan lahir hidup dan sehat.
    • Rasa bersalah, merasa bahwa Anda menyebabkan kehilangan karena takut memiliki anak kembar.
    • Kecemasan, khawatir bahwa duka cita Anda dapat mempengaruhi kemampuan untuk terikat dengan bayi Anda yang masih hidup.
    • Ketakutan, bahwa bayi yang masih hidup akan menjadi sakit, atau bahkan mati.
    • Kegagalan atau kekecewaan

    Lalu, apa yang bisa dilakukan sang ibu untuk mengatasi atau menghadapi rasa kehilangan bayinya?

    Support therapy dan dukungan keluarga, terutama untuk memiliki semangat untuk bayi yang lain. Jangan terlalu banyak mengajak bicara dan meminta bercerita masalah tersebut secara berulang,” ucap Kasandra.

    Peran suami sebagai pasangan juga sangat penting bagi mental sang ibu. Walaupun turut merasakan kesedihan, namun dengan kehadiran suami akan membuat sang ibu tidak merasa sendirian.

    “Dukungan suami [saat sang istri kehilangan janin] ya minimal sama dengan kehamilan biasa. Mendampingi, memberikan semangat, membantu kegiatan sehari-hari, menemani, mengajak untuk kegiatan yang menyenangkan. Jangan justru menyalahkan,” ungkap Kasandra.


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Vino G Bastian, Sherina Munaf, dan Para Pemeran Wiro Sableng 212

    Bersama Sherina Munaf dan Marsha Timothy, Vino G Bastian menghidupkan kembali tokoh penggenggam Kapak Maut Naga Geni 212 dalam film Wiro Sableng.