Salah paham yang Viral dalam Kentang Goreng, Simak Kata Peneliti

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi kentang goreng (Pixabay.com)

    Ilustrasi kentang goreng (Pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Peneliti Jepang sudah mengingatkan bahwa makan kentang goreng tidak akan menyembuhkan kebotakan setelah hasil riset menunjukkan bahwa bahan kimia yang digunakan untuk membuat kentang goreng bisa memerangi kerontokan rambut.

    Sebelumnya satu tim peneliti di Yokohama National University sukses memproduksi satu klaster yang terdiri atas 5.000 benih folikel rambut (Hair Follicle Germs/HFGs), organ dasar yang menghasilkan rambut, dengan bantuan dimethylpolysiloxane, satu bahan yang merupakan kunci untuk menumbuhkan sejumlah besar HFGs. Baca: Fakta dan Mitos Doggy Style, Betulkah Ancam Reproduksi Perempuan?

    Tim juga sukses menumbuhkan rambut pada punggung tikus setelah transplantasi dalam periode relatif singkat.

    Setelah dimethylpolysiloxane dilaporkan digunakan dalam minyak untuk kentang goreng yang biasa dijual makanan siap saji, para peneliti menerima sejumlah pertanyaan mengenai seberapa banyak orang harus makan kentang goreng untuk menyembuhkan kebotakan.

    "Tak peduli seberapa banyak kentang goreng yang kau makan, rambutmu tidak akan pernah tumbuh karenanya. Ini total kesalahpahaman yang menjadi viral," kata peneliti utama Junji Fukuda kepada Reuters. Baca: Diet Makanan Mentah: Simak 2 Trik dari Ahli, Waspada Sianida

    Fukuda mengatakan riset yang hasilnya dipublikasikan di jurnal Biomaterials bulan ini merupakan satu terobosan karena sebelumnya para ilmuwan berusaha keras menghasilkan HFGs dalam jumlah besar yang dibutuhkan untuk menumbuhkan rambut dalam jumlah signifikan.

    "Sampai sekarang kami hanya bisa menghasilkan beberapa lusin benih folikel rambut dalam satu waktu, namun dengan teknologi baru ini kami mengembangkan metode sederhana untuk menghasilkan ratusan sampai ribuan," kata Fukuda.

    Tim peneliti ini juga menerima banyak pertanyaan serius dari para peneliti dan orang-orang yang mencari pengobatan rambut regeneratif yang menawarkan sel mereka diuji dan diteliti.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.