Heboh Narkoba : Simak Cara 3 Selebriti Ini Lepas dari Kecanduan

Reporter:
Editor:

Susandijani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi rehabilitasi narkoba. Addictionblog.org

    Ilustrasi rehabilitasi narkoba. Addictionblog.org

    TEMPO.CO, Jakarta - Lepas dari narkoba sepertinya memang tak mudah. Tapi belajar dari beberapa selebriti ini mungkin bisa menjadi inspirasi. Berikut 3 kisah di antaranya yang dirangkum dari berbagai artikel yang pernah tayang sebelumnya di TEMPO.CO

    1.  Baim Wong mengaku sempat menjadi pengguna narkoba. Masa-masa itu dia sebut sebagai zaman jahiliyah. Namun kini Baim Wong mengaku tak lagi bersentuhan dengan barang haram tersebut.

    Diakui Baim Wong, nasehat sang ayah  yang membuat dirinya memutuskan berhenti jadi pengguna narkoba. Kala itu sang ayah berkata, istri yang akan didapat Baim merupakan cerminan dari dirinya. Baca: Sering Sembelit Saat Liburan? Cek 4 Sebabnya, Jangan Lupa Sayur

    "Kalau kamunya nakal ya istrinya nakal. Kalau kamu minum (mabuk) ya dapat istri yang juga minum. Ini bukan kata-kata papa, tapi kata-kata Alquran, jadi ya terserah kamu," tutur Baim Wong mengenang kata-kata ayahnya, saat dijumpai di Kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat, 23 Februari 2018.

    2. Sammy Simorangkir pernah menjalani masa gelap karena narkoba. Barang haram itu membuatnya mendekam di penjara dan menjalani rehabilitasi ketergantungan obat selama enam bulan.

    "Air mata orang tua itu bisa menyembuhkan saya. Menguatkan dan bangkit dari keterpurukan," ungkap Sammy Simorangkir di Hotel Kartika Chandra, Jakarta Selatan, Kamis, 4 Mei 2017. Baca: Garin Nugroho: Syahrini Fenomenal, Gara-gara Jargonnya?

    "Mungkin ini agak lebay, tapi saya nggak pernah lupa air mata ibu saya keluar. Yang bikin kapok bukan karena kesempatan. Tergantung. Kalau saya kapok lihat air mata ibu saya," ujar Sammy Simorangkir.

    3. Bimbim, pentolan sekaligus penggebuk drum grup musik rockSlank, menyebut  jika positif mengkonsumsi narkoba, tetap harus disembuhkan lewat tahap rehabilitasi. Pria yang pernah terjerumus narkoba ini mengungkapkan bahwa yang terpenting dari proses rehabilitasi adalah penyembuhan psikis dengan melibatkan kerabat.

    "Panjanglah (proses rehab). Yang pasti sepuluh hari untuk nyembuhin badan doang. Tapi untuk nyembuhin psikis bisa setahun atau dua tahun, dan perlu dirangkul sama keluarga," kata Bimbim kepada Tempo saat ditemui di gedung Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Jakarta Pusat, Senin, 14 September 2015. Baca: Ini Uniknya Fashion Maia Estianty di Indonesian Idol, Retro Plus

    Pria bernama asli Bimo Setiawan Almachzumi itu sempat menceritakan bagaimana tersiksanya saat dia menjalani rehabilitasi. Demi sembuh [dari kecanduan narkoba], Bimbim rela kegiatan sehari-harinya diawasi. Bahkan, ujar Bimbim, untuk pergi ke mal saja, dia bisa dikawal sampai 20 orang.

    "Gue dikurung. Gue dua tahun enggak megang credit card, enggak megang handphone, enggak megang dompet, enggak megang barang berharga yang bisa dijual," ujarnya.

    LUHUR TRI PAMBUDI | TABLOIDBINTANG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Belajar dari Lonjakan Kasus Covid-19 Pada Liburan Lalu

    Tak hendak mengulang lonjakan penambahan kasus Covid-19 akibat liburan 28 Oktober 2020 mendatang, pemerintah menerapkan beberapa strategi.