Eva Celia dan Prilly Latuconsina Lawan Body Shaming

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Eva Celia Latjuba saat ditemui di rumahnya di kawasan Jeruk Purut, Jakarta Selatan. TEMPO/Ridian Eka Saputra

    Eva Celia Latjuba saat ditemui di rumahnya di kawasan Jeruk Purut, Jakarta Selatan. TEMPO/Ridian Eka Saputra

    TEMPO.CO, Jakarta - Aktris Eva Celia Latjuba dan Prilly Latuconsina kompak bersuara melawan warganet yang kerap merisak penampilan fisik mereka. Perlawanan terhadap perilaku yang dikenal dengan istilah body shaming atau fat shaming ini dilakukan melalui akun media sosial kedua selebritas tersebut.

    Eva Celia mengaku mengalami body shaming karena tubuhnya yang kurus dan kulitnya gelap. Dia menjelaskan, tubuhnya memang kecil sejak anak-anak. "Tidak peduli berapa banyak saya makan, fisik saya akan tetap sama. Ya, kadang-kadang akan gemuk, tapi tidak pernah signifikan," kata dia.

    Baca: Minum Kopi, Pakai Gula atau Tidak? Simak Penjelasan Ahli

    Kulit Eva Celia yang gelap pun kerap jadi bahan pergunjingan. Ia kerap merasa tak nyaman ketika penata rias membubuhkan banyak alas bedak agar kulitnya terlihat lebih putih. Sebab, upaya tersebut justru membuat kulit Eva terlihat tak elok. "Butuh waktu bertahun-tahun bagi saya untuk akhirnya menerima tone kulit gelap," kata dia. Menurut Eva, hal ini terjadi karena banyaknya iklan kecantikan yang membentuk paradigma bahwa cantik itu putih, sedangkan hitam atau gelap diasosiasikan dengan kulit kusam atau dekil.

    Perisakan atas penampilan tubuh tak hanya dialami para artis. Dunia pengasuhan anak di Indonesia juga dikejutkan oleh perisakan yang dialami seorang anak karena kulitnya yang lebih gelap daripada kakaknya. Sang ibu yang kesal menumpahkan kemarahannya ke media sosial, yang akhirnya menjadi perbincangan.

    Baca: Ini Dia Alasan Kenapa Anak Suka Mengantuk, Cek Solusinya

    Ibu kedua anak itu, Nurulbaidah Lai, menerangkan, saat mereka pergi ke pasar, ada seorang ibu yang mengomentari kulit kedua anaknya, membandingkan dengan satu anak yang lain. Esoknya, anak bungsunya yang memiliki kulit gelap enggan memakai baju merah muda. "Dia ingin warna kulitnya putih dulu seperti kakaknya, baru mau mengenakan baju itu," ucap Nurul.

    Hal yang membuat Nurul lebih kaget adalah anak perempuannya yang baru berusia empat tahun itu lantas mempertanyakan warna kulitnya yang berbeda dengan kakaknya. Efek lanjutannya, si anak menjadi rendah diri.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dijen Imigrasi Ronny Sompie Dicopot Terkait Harun Masiku

    Pencopotan Ronny Sompie dinilai sebagai cuci tangan Yasonna Laoly, yang ikut bertanggung jawab atas kesimpangsiuran informasi kasus Harun.