Senin, 23 Juli 2018

Sesak Napas? Waspada, Mungkin Klep Jantung Bocor

Reporter:
Editor:

Susandijani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi alat pacu jantung. shutterstock.com

    Ilustrasi alat pacu jantung. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Presiden Republik Indonesia, BJ Habibie, diterbangkan ke salah satu rumah sakit di Munchen, Jerman. Habibie dikabarkan mengalami kebocoran klep jantung.

    Dalam kamus medis, kebocoran itu ditandai dengan gejala yang sepintas sepele yakni badan lemas dan sesak napas.

    Baca juga:
    Angelina Jolie Pakai Kaviar Demi Kulit Tak Keriput, Seleb Lain?
    Laku Rp2,4 Miliar, Seperti Apa Formulir Lamaran Steve Jobs?
    4 Fakta tentang Filsafat, Ilmu yang Ditekuni Dian Sastro

    Masalahnya, badan lemas dan sesak napas tidak selalu berkaitan dengan klep jantung. Bagaimana membedakan sesak napas akibat kebocoran klep jantung dengan akibat penyakit lain? 

    Dr. Erik Rohmando Purba, Sp.PD dari Rumah Sakit Umum Daerah Mampang Prapatan Jakarta Selatan menjelaskan, badan lemas dan sesak napas terjadi akibat tubuh kekurangan oksigen. Jika dua gejala itu dirasakan pasien, maka kelainan jantungnya sudah berat. 

    “Bahkan saat tidur, napasnya sesak sampai butuh dua-tiga bantal untuk mengganjal tubuh. Lebih parah lagi jika terjadi pembengkakan karena cairan yang masuk ke ventrikel kiri tidak bisa diedarkan ke seluruh tubuh. Akibatnya, cairan menumpuk di paru-paru atau perut atau mengendap di kaki hingga bengkak,” terang Erik di Jakarta, pekan lalu.

    Ia menjelaskan, jantung manusia terdiri empat ruang yakni ventrikel kanan, ventrikel kiri, atrium kanan, dan kiri. Ventrikel kiri mengalirkan darah yang berasal dari atrium kiri ke seluruh tubuh. Darah ini kaya oksigen dan bersumber dari paru-paru. Atrium kanan menerima darah yang kaya karbondioksida dari ventrikel kanan. Darah yang berasal dari seluruh tubuh itu dikirim ke paru-paru untuk dikeluarkan dari tubuh. 

    Perpindahan darah di atrium ke ventrikel dan sebaliknya selalu melewati klep. Saat darah di atrium kiri terisi penuh, maka katup akan membuka lalu darah dialirkan. Disebut kebocoran jantung saat klep itu tidak membuka atau menutup dengan sempurna.

    “Saat klep jantung tidak menutup sempurna, itu disebut regurgitasi. Kalau klep tidak bisa membuka dengan sempurna disebut stenosis,” urainya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Bulan Juli Ada Hari Es Krim Nasional di Amerika Serikat

    Tanggal 15 Juli adalah Hari Es Krim Nasional di Amerika Serikat. Ronald Reagan menetapkan bulan Juli sebagai hari minuman yang disukai tua muda itu.