5 Hal Ini Dibutuhkan Pria Saat Menjalin Hubungan Romantis

Reporter:
Editor:

Susandijani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pria melihat foto pasangannya. shutterstock.com

    Ilustrasi pria melihat foto pasangannya. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Sudah menjadi pemikiran umum bahwa dalam hubungan yang romantis, wanita lebih mengedepankan emosi dibanding pikiran rasionalnya. Sebaliknya, pria terkesan lebih cuek dan sederhana dalam menjalani suatu hubungan. Mungkin hal ini yang membedakan apa yang pria inginkan dari pasangannya dalam suatu hubungan cinta dengan apa yang wanita inginkan.

    Ketika sudah merasa nyaman dan cocok, wanita akan sangat berjuang dan berkorban dalam sebuah hubungan yang romantis. Berbanding terbalik dengan pria yang dengan mudah memulai ataupun mengakhiri suatu hubungan. Benarkah demikian? Dilansir dari Prokerala, para ahli hubungan mengungkapkan jika terbukti sesuai dengan keinginan dan kebutuhannya, para pria pun akan serius dan berjuang dalam sebuah hubungan yang romantis.

    Baca juga:
    Heboh Surat Lamaran Kerja Steve Jobs, Begini Cara Membuat CV
    Gangguan Bipolar Bukan untuk Dijauhi, Simak Solusinya dari Dokter
    Ruang Publik Berpotensi Tularkan Tuberculosis, Ingat Etika Batuk

    Lalu, apa yang mungkin diinginkan pria dalam suatu hubungan yang romantis?

    #Komunikasi
    Mungkin pria dianggap sebagai pihak yang tidak suka banyak berbicara. Hal ini disebabkan pria tidak tahu bagaimana mengutarakan apa yang dirasakan atau dipikirkannya. Namun, keterbukaan komunikasi terhadap pasangan dibutuhkan pria dalam hubungan romantismenya. Berbicara secara langsung dan tidak menyudutkan dapat menjadi pilihan cara berkomunikasi dengan pria.

    #Pasangan rasa teman
    Maksudnya adalah dibandingkan memiliki hubungan romantisme yang otoriter, pria lebih mencari aspek persahabatan dalam hubungannya. Sehingga pria mampu untuk berpikir lebih terbuka dan mudah membagikan hidup mereka kepada pasangan. Hal ini juga membutuhkan keterbukaan dan kelancaraan komunikasi, seperti yang disebutkan pada poin awal. Pasangan yang memelihara rasa persahabatan lebih baik dianggap akan lebih menikmati romantisme dan kebahagiaan hubungan dalam jangka panjang.

    #Cinta tanpa syarat
    Dalam hidup semua manusia akan menghadapi suatu kondisi atau tuntutan tertentu. Berdasarkan konsep ini, pria mencari sosok pasangan yang dapat mencintai juga dicintai tanpa syarat. Beberapa wanita mungkin selalu menuntut suatu hal sebagai 'imbalan' atas rasa cintanya. Menjalani hidup serta hubungan dengan mekanisme seperti itu akan membuat pria lelah, bosan bahkan frustasi. Pria lebih memilih untuk menjalani hidup, termasuk hubungan romantisme, mengalir apa adanya.

    #Jangan mencoba untuk mengubah dirinya
    Siapa yang suka untuk dipaksa atau dituntut berubah? Dibandingkan dengan hal tersebut, pria lebih memilih pasangan yang dapat membuatnya dewasa, serta tumbuh dewasa bersama. Kebiasaan-kebiasaan kecil pria yang mungkin menjadi masalah bagi pasangannya, tanpa sadar membuat pasangan mencoba untuk merubah pria sesuai dengan yang mereka inginkan. Layaknya berkebun, hubungan yang romantis juga memerlukan kesabaran, pengertian, rasa kasih sayang dan penanganan yang tepat. Mencoba untuk merubah dan mengganti akar hanya akan merusak tanaman, begitu halnya dalam hubungan romantisme.

    #Dukungan
    Setiap pasangan dalam hubungan yang romantis baiknya saling mendukung satu sama lain, juga dirinya sendiri. Pria membutuhkan dukungan penuh dari pasangannya, baik terhadap hal yang bersifat profesional maupun kehidupan pribadinya. Maka dari itu, jika pria merasa tidak mendapatkan dukungan yang ia butuhkan, kemungkinan pria akan sulit melanjutkan suatu hubungan. Ia lebih mencari seseorang yang mampu untuk mendukungnya, secara fisik juga batin.

    PROKERALA | ZOOSK


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Politik Dinasti dalam Partai Peserta Pemilihan Legislatif 2019

    Kehadiran politik dinasti mewarnai penyelenggaraan pemilihan legislatif 2019. Sejumlah istri, anak, hingga kerabat kepala daerah.