Jumat, 20 April 2018

Buat Film Horor, Wajib Datangkan Paranormal dan Pawang Ular Dulu

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Paranormal dan model yang tergabung dalam Paranormal Indonesia Peduli Golkar (Pendekar) menabur bunga di Patung Arjuna Wiwaha, Jakarta, 1 Februari 2016. Dalam aksinya, paranormal bernama Mbah Mijan membawa dua ekor anak ayam negeri warna kuning. Dua anak ayam yang semula berada di kandang berbeda itu lalu dimasukkan dalam satu sangkar, maksudnya adalah supaya Partai Golkar kembali bersatu. ANTARA/Hafidz Mubarak A

    Paranormal dan model yang tergabung dalam Paranormal Indonesia Peduli Golkar (Pendekar) menabur bunga di Patung Arjuna Wiwaha, Jakarta, 1 Februari 2016. Dalam aksinya, paranormal bernama Mbah Mijan membawa dua ekor anak ayam negeri warna kuning. Dua anak ayam yang semula berada di kandang berbeda itu lalu dimasukkan dalam satu sangkar, maksudnya adalah supaya Partai Golkar kembali bersatu. ANTARA/Hafidz Mubarak A

    TEMPO.CO, Jakarta - Sutradara Indonesia yang banyak memproduksi film horor, Billy Christian, mengatakan ada persiapan khusus yang perlu dilakukan kru film sebelum proses produksi dimulai. Persiapan ini jarang dilakukan oleh kru film yang memproduksi genre lain seperti drama atau action thriller. Baca: Pidato Prabowo Kutip Buku Fiksi, Penulisnya Pakar Strategi

    “Sebelum produksi film dimulai, kami perlu mendatangkan paranormal dan Pawang ular,” ujar sutradara Billy Christian kepada Tempo, ketika menghadiri nonton bareng Tunanetra di acara Blind Date Cinema, Paviliun 28, Sabtu pekan lalu. Persiapan tersebut dilakukan karena kru film banyak yang mengalami kerasukan saat proses produksi. Tidak hanya itu, lokasi yang sering dijadikan tempat syuting umumnya lokasi yang gelap, suram dan tidak jarang di tempat yang masih banyak ularnya.

    Biasanya, dalam proses produksi film horor ada dua atau tiga kru yang kerasukan. Namun, menurut Billy, faktor stres dan lelah turut mengakibatkan kru mengalami kerasukan. Misalnya, ketika Billy memproduksi film “Petak Umpet Minako” Ada dua kru film yang kerasukan. “Saat ada take adegan Golden untuk film petak Umpet Minako di lantai 3, di lantai dasar ada dua kru film yang kerasukan dan harus ditangani oleh paranormal,” ujar Billy. Baca: Pidato Prabowo Kutip Buku Fiksi, Ini Cuitan Penulisnya

    Selain paranormal dan Pawang ular, memproduksi film horor ternyata menghabiskan biaya produksi yang cukup mahal. Alasannya, make up artis dan seting lokasi yang digunakan tidak pada umumnya. Kadang, perlu ada tambahan efek make up untuk memberi kesan kuat kengerian pada film. “Biasanya minimal untuk biaya produksi menghabiskan Rp 3-3,5 miliar sekali produksi,” ujar Billy.

    Selain memproduksi film Petak Umpet Minako, Billy juga memproduksi enam film horor lainnya. Antara lain, Mereka Yang Tidak Terlihat, Tuyul Part1 dan yang terbaru dan sedang dalam proses editing adalah The Mannequins. Meski mengusung genre horor, Billy tidak mau terjebak pada stigma horror picisan. Kebanyakan film Billy adalah film horor yang juga melibatkan ide cerita yang tidak biasa, serta penulisan naskah yang kuat. Baca: Ini 14 Superfood yang Bakal Tren, Ada Kwaci Biji Bunga Matahari


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Bandara Kertajati Siap Sambut Musim Mudik

    Tahap pertama pembangunan Bandara Kertajati di Majalengka, Jawa Barat, nyaris rampung. Bandara internasional tersebut ditargetkan siap sambut pemudik.