Earth Hour, Tak Sekadar Memadamkan Listrik 1 Jam Saja

Reporter:
Editor:

Susandijani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto kombinasi menara Tokyo sebelum dan sesudah lampu dimatikan saat memperingati Earth Hour di Tokyo, Jepang, 25 Maret REUTERS/Issei Kato

    Foto kombinasi menara Tokyo sebelum dan sesudah lampu dimatikan saat memperingati Earth Hour di Tokyo, Jepang, 25 Maret REUTERS/Issei Kato

    TEMPO.CO, London - Setiap Sabtu di akhir Maret mulai dari pukul 8.30 hinggap 9.30 malam, ratusan jutaan orang di seluruh dunia melakukan gerakan bersama yang disebut Earth Hour.

    Earth Hour adalah gerakan global, yang dilakukan setiap tahun sejak 2007 . Pada 2018 ini, karena Sabtu di akhir Minggu pada bulan Maret bersamaan dengan peristiwa Wafat Isa Almasih, maka Earth Hour bergeser ke Sabtu 24 Maret 2018.

    Baca juga:
    5 Kelakuan Unik Ryan Reynolds, Aktor Pemeran Deadpool 2
    Suka Ular? Ini 4 Jenis yang Cocok Dipelihara
    Ini Dia Masalah Ganda Orang Kaya seperti Mathieu Flamini

    Pada Earth Hour ini, ratusan juta orang di seluruh dunia mematikan lampu mereka dan mengatur acara - di rumah, di komunitas atau di kota mereka - untuk menunjukkan bahwa mereka peduli dengan masa depan planet bumi ini.

    Peristiwa tahunan yang diakui secara global oleh World Wide Fund for Nature atau WWF ini mengingat pada pentingnya menjaga lingkungan planet bumi untuk generasi mendatang. Yaitu dengan mematikan semua peralatan listrik selama satu jam.

    Untuk bergabung, matikan lampu dan peralatan listrik selama satu jam penuh, dan tunjukkan solidaritas dengan mereka yang berjuang untuk bumi yang lebih bersih dan lebih berkelanjutan. 

    Sebuah foto kombinasi yang menunjukkan sorotan lampu pada jembatan Sydney Harbour dan Opera House (atas) sebelum dimatikan dan lampu pada jembatan Sydney Harbour dan Opera House usai dimatikan (bawah) saat berlangsungnya kampanye Hemat Energi atau Earth Hour di Sydney, Australia, 25 Maret 2017. REUTERS
    Earth Hour ini dilaksanakan di berbagai kota di dunia termasuk di Landmark terbesar di dunia, termasuk Sydney Opera House, Menara Eiffel, Istana Buckingham, dan Kastil Edinburgh. Tahun lalu, ada sekitar sembilan juta orang terlibat dalam Earth Hour ini.

    Menurut WWF, gerakan mencintai lingkungan seperti Earth Hour, ini  tak sebatas mematikan lampu. Anda juga bisa melakukannya dengan cara lain. Misalnya, beralih ke energi hijau, menggunakan kembali atau membuat kompos dari makanan sisa, menggunakan mobil listrik, menggunakan cangkir atau botol yang bisa digunakan kembali, dan memilih diet utama yang bersifat vegan.


    METRO.CO.UK | WWF.UK


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.