Stephen Hawking Dikremasi, 11 Tokoh Dunia Ini pun Pilih Kremasi

Reporter:
Editor:

Susandijani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ilustrasi1 kremasi (pixabay.com)

    ilustrasi1 kremasi (pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Seperti diberitakan TEMPO.CO Fisikawan Inggris, Stephen Hawking, telah dikremasi dan abunya akan dikubur di Westminster Abbey, London, Inggris, di dekat makam ilmuwan Isaac Newton. Hawking meninggal pada 14 Maret 2018 dalam usia 76 tahun.   

    Seperti Stephen Hawking, banyak para tokoh dunia yang juga dikremasi. Baru-baru ini, juga tokoh bisnis terkenal di Indonesia sekaligus pemilik Matahari Departemen Store, Hari Darmawan, juga aktris Bollywood, Sridevi, yang berita kematiannya cukup mengejutkan banyak pihak. 

    Baca: Sumber Protein pada Ikan Lebih Baik dari Susu, Ini Alasannya

    Berikut daftar beberapa tokoh dunia yang juga memilih kremasi sebagai proses pemakamannya.


    Albert Einstein di atas perahunya di Danau Saranac, Adirondacks, pada 3 Juli 1936. LIFE Picture Collection/Getty Images
    1.Albert
    Einstein
    Jenius fisika dunia, Albert Einstein, telah menyatakan keinginannya untuk dikremasi jika ia meninggal. Fisikawan kelahiran Jerman itu berusia 36 tahun saat mengembangkan teori relativitas umum, dan kemudian menerbitkan lebih dari 300 makalah ilmiah selama masa hidupnya. Ketika ia meninggal pada bulan April 1955, jasad Einstein dikremasi dan abunya tersebar di lokasi yang tidak diketahui, sesuai dengan keinginan terakhirnya. Otaknya, bagaimanapun, tidak dikremasi. Seorang ahli patologi, Dr. Thomas Harvey,  telah memisahkan otak ahli fisika yang terkenal itu dalam waktu tujuh setengah jam setelah kematiannya dengan tujuan studi ilmiah. Otak tersebut dipotong menjadi beberapa bagian untuk penelitian dan sekarang dianggap sebagai bagian penting dari sejarah ilmiah. Saat ini, sebagian besar otaknya diawetkan dan dirawat di University Medical Center di Princeton. Baca: Pentingnya Vitamin B untuk Saraf dan Perbaiki Kesemutan

    2.Walt Disney
    Anda mungkin pernah mendengar desas-desus bahwa pendiri Disneyland dibekukan secara kriogenik(jenis pembekuan yang membutuhkan temperatur sangat rendah)setelah ia meninggal pada tahun 1966. Namun, ternyata Walt Disney benar-benar dikremasi dua hari setelah wafat akibat mengidap kanker paru-paru pada usia 65 tahun, dengan abu yang dikebumikan di Hutan Taman Memorial Lawn di Glendale, California. Pilihan Disney (untuk dikremasi) tidak biasa pada zaman itu, sehingga menimbulkan beberapa opini di masyarakat. Baru tiga tahun sebelumnya, pada tahun 1963, Gereja Katolik mencabut larangan kremasi, dan pada tahun 1966, imam-imam Katolik mulai memimpin upacara kremasi.

    3.Alfred Hitchcock
    Pada tahun 1980, Alfred Hitchcock, pembuat film thriller terkenal seperti "Psycho", meninggal dunia pada usia 80 tahun. Dia dikremasi atas permintaannya. Abunya pun disebar di Samudera Pasifik setelah sebelumnya melakukan sebuah upacara pemakaman di Beverly Hills, California.

    4.John LenonPendiri The Beatles, John Lennon ditembak oleh penggemarnya yang bernama Mark David Chapman, di New York, 8 Desember 1980. Pelaku sempat tertangkap dalam kamera sedang meminta tanda tangan Lennon di CD terbarunya. Taringa.net
    Setelah ditembak pada tahun 1980, penyanyi utama The Beatles, John Lennon dikremasi di Pemakaman Ferncliff, New York. Abunya kemudian disebar di Central Park dekat apartemen yang ia tinggali dengan pacarnya, Yoko Ono. Kemudian, dibuatkan tempat khusus di Central Park yang didedikasikan sebagai 'Strawberry Fields Memorial' pada tahun 1985. Di tepat ini penggemar dapat memberi penghormatan kepada salah satu legenda rock terbesar di dunia ini.

    5.David Bowie
    Ikon rock tahun '80 -an, David Bowie, meninggal dunia akibat kanker hati yang dideritanya pada bulan Januari 2016. Sesuai dengan keinginannya, ia dikremasi secara pribadi di New Jersey dan diabadikan oleh istri, anak perempuan, anak laki-laki dan teman dekatnya di dalam upacara kecil. Meninggal pada usia 69 tahun, ia menuliskan keinginan agar abunya disebarkan di Bali, Indonesia.

    Amy Winehouse. (AP Photo/Matt Dunham, File)
    6.Amy
    Winehouse
    Amy Winehouse, seorang penyanyi dan penulis lagu terkenal, dikremasi pada 26 Juli. Kremasi yang dilakukan penyanyi tersebut menimbulkan kontroversial. Hal ini karena ia orang Yahudi, dan hukum Yahudi tidak mengizinkan upacara pemakaman semacam ini. Menurut hukum Yahudi, Tuhan menciptakan manusia dalam rupa-Nya, dan karena tubuh manusia itu suci dan tak ternilai harganya, bagi mereka orang mati tidak boleh dimusnahkan dan harus diperlakukan secara bermartabat. Kremasi Amy tetap berlanjut di Golders Green Crematorium, London. Sebuah upacara pemakaman pribadi diadakan di Edgewarebury Cemetery. Ayahnya memberi sebuah pidato, "Selamat malam, malaikatku, tidur nyenyak." Baca: Leukimia Sering Serang Anak, Waspadai Tandanya

    7.Kurt Cobain
    Vokalis Nirvana ini menjalani kehidupan yang banyak menarik perhatian masyarakat. Meninggal pada tahun 1994, ia menjalani proses kremasi dan abunya disebar menjadi tiga bagian. Yang satu tersebar di Sungai Wishkah dekat Aberdeen, Washington DC. Lainnya, disebarkan di sebuah Biara Buddha Nangyal, Tibet. Dan bagian terakhir diberikan kepada istrinya, Courtney Love.

    Freddie Mercury. toonaripost.com
    8.Freddie
    Mercury
    Kematian Freddie Mercury menjadi salah satu kasus paling misterius dalam sejarah selebriti dunia. Vokalis band legendaris, Queen, menginstruksikan rekan lamanya, Mary Austin, dimana Mary harus mengubur atau menyebarkan abu hasil kremasi dirinya dan tidak mengungkapkan lokasi penyebaran abu tersebut. Lokasi yang diduga menjadi tempat penyebaran abu termasuk Kensal Green Cemetery, yaitu sebuah monumen kecil yang memuat nama kelahirannya, atau di Farrokh Bulsara, juga Danau Jenewa di Swiss. Bahkan orang tua Mercury pun tidak tahu lokasi tepat penyebaran abu anaknya tersebut. Hal ini dikabarkan dilakukan sang vokalis karena khawatir jenazahnya akan dirusak.

    Baca: Ramai Cacing di Ikan Makarel, Ini Kata Ahli Parasitologi

    9.Mark Gruenwald
    Mark Gruenwald, editor Komik Marvel, yang meninggal karena serangan jantung memilih kremasi sebagai pilihan prosesi pemakamannya. Ia juga ingin abunya dimasukkan ke dalam buku komik dan mencampurnya dengan tinta yang digunakan untuk mencetak salah satu judul Marvel. Perusahaan mewajibkan untuk mewujudkan permintaannya pada tahun 1997 dan mencetak ulang koleksi Squadron Supreme dengan tinta yang disiapkan khusus yang mencakup abu Gruenwald. Dalam pengantar buku tersebut. Istrinya, Catherine menulis, "Dia tetap setia pada hasratnya terhadap komik, karena dia benar-benar menyatu dengan cerita dalam komik tersebut dan memadukan dirinya dengan serat buku ini."

    10.Sigmund Freud
    Sigmund Freud, bapak psikoanalisis, juga dikremasi di Golders Green Crematorium, London. Abunya dipindahkan ke dalam sebuah guci bergaya Yunani yang telah ia terima sebagai hadiah dari Marie Bonaparte, penulis asal Perancis yang juga seorang psikoanalisis dan memiliki hubungan dekat dengan Sigmund. Guci itu kemudian disimpan di Columbarium Crematorium.

    11.George HarrisonHarrison meninggal pada usia 58 tahun karena kanker paru-paru di kota New York. Sebagai penganut Hinduism, abu George Harrison setelah dikremasi, dialrung di sungai Gangga dan Yamuna. AP
    Gitaris utama The Beatles, George Harrison meninggal tahun 2001 dan dikremasi dalam sebuah upacara sederhana di sebuah krematorium di Los Angeles. Sesuai keinginan terakhirnya, ia dikremasi segera setelah kematiannya (sembilan jam setelah kematiannya) dan abunya tersebar di Sungai Gangga, sebuah sungai suci di India.

    MODERNMEMORIALS | MEMORIALS | NEPTUNESOCIETY | HARDHERO | MUSICTIMES


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jadwal Imsakiyah dan Puasa Ramadhan 1442 H - 2021 M

    Ini jadwal puasa dan imsakiyah Ramadhan 1442 H yang jatuh pada 13 April hingga 12 Mei 2021, Idul Fitri 1 Syawal 1442 H jatuh pada 13 Mei 2021.