Heboh Cacing di Sarden, Ini 5 Jurus Aman Pilih Makanan Kaleng

Reporter:
Editor:

Susandijani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ilustrasi makanan kaleng (pixabay.com)

    ilustrasi makanan kaleng (pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Dalam dua pekan terakhir, masyarakat dibuat resah oleh merebaknya kabar penemuan cacing pada sarden kalengan. Mulanya, penemuan cacing hanya pada satu merek sarden, yakni Farmer Jack. Belakangan, seperti diberitakan Koran TEMPO jumlah produk ikan kaleng yang terkontaminasi bertambah. Beberapa hari setelah ada laporan cacing pada Farmer Jack, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menemukan kasus serupa pada sarden merek Hoki dan IO.

    Rabu pekan lalu, BPOM mengumumkan jumlah merek sarden yang terindikasi tercemar cacing mencapai 27 merek, terdiri atas 16 produk impor dan 11 produk lokal. Kepala BPOM Penny Lukito menyatakan akan menarik peredaran seluruh produk merek-merek tersebut.

    Baca juga:
    Cacing Anisakis Sp, Hanya 2 Cm Tapi Perut Bisa Nyeri Hebat
    Heboh Missed Call dari Luar Negeri, Anda juga Ditelepon?

    Agar tak terjebak oleh makanan kaleng berbahaya, sebelum membelinya, sebaiknya lakukan 5 hal berikut ini :

    1.Biasakan Memeriksa Kemasan
    Banyak konsumen yang tak hirau pada kemasan makanan kaleng yang dibeli. Berikut ini beberapa tip sederhana saat memeriksa makanan kaleng agar lebih aman dikonsumsi:

    2.Periksalah label produksi dan tanggal kedaluwarsanya
    Rata-rata masa aman suatu produk kalengan mencapai dua tahun setelah produksi. Sebaiknya hindari membeli produk yang sudah mendekati tanggal kedaluwarsa.

    3.Perhatikan komposisi dan kandungan nutrisi produk
    Penting untuk membiasakan membaca kandungan makanan kaleng. Saat berita tentang kontaminasi pada kemasan makarel sedang ramai, konsumen sebaiknya waspada terhadap bahan-bahan dan merek-merek yang terkontaminasi seperti yang dirilis BPOM.

    Baca: Kakak Zaskia Sungkar Meninggal Akibat Autoimun, Simak Gejalanya

    4.Suhu penyimpanan
    Beberapa jenis makanan ada yang harus disimpan di temperatur rendah, tapi ada juga yang awet di suhu ruangan. Cobalah periksa rekomendasi penyimpanan di kemasan.

    5.Kondisi kemasan
    Hindari membeli produk dengan kaleng yang penyok atau segel rusak. Periksa juga setiap sudut kemasan, hindari jika terdapat kebocoran, karat, atau goresan pada produk.

    DEWI NURITA | PRAGA UTAMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona COVID-19 Hantam Ekonomi Indonesia pada Maret 2020

    Dampak Virus Korona terhadap perekonomian Indonesia dipengaruhi kondisi global yang makin lesu. Dunia dihantam coronavirus sejak Desember 2019.