Jumat, 20 April 2018

Serat Penting, Tapi Berapa Dulu Takarannya? Hitung Yuk

Reporter:
Editor:

Susandijani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ilustrasi vegan atau sayur (pixabay.com)

    ilustrasi vegan atau sayur (pixabay.com)

    TEMPO.CO, JakartaSerat merupakan salah satu zat yang tubuh butuhkan dengan asupan sesuai kebutuhan. Meskipun serat merupakan bagian penting dari diet yang sehat, makan terlalu banyak zat ini bisa berujung masalah.

    Secara umum, makan terlalu banyak serat tak semerugikan jika mengkonsumsinya terlalu sedikit. Gejala umum bila seseorang kelebihan serat, antara lain: kembung dan kram perut.

    Tak hanya itu, ada juga yang justru mengalami sembelit atau diare, dehidrasi, kehilangan berat badan, mual hingga penyumbatan usus walau kasus ini jarang terjadi.

    Serat membuat gerakan usus lebih banyak dan hal ini juga memicu fermentasi dan pembentukan gas. Inilah sebabnya mengapa asupan serat berlebih sering memengaruhi sistem pencernaan.

    Baca juga:
    Asian Games 2018: No Medical No Games, Apa Artinya?
    Festival Ceng Beng, Ikhlas Jadi Kunci Proses Kremasi
    Dokter Terawan Dipecat IDI, Begini Reaksi Para Mantan Pasien

    Serat sangat penting untuk gerakan usus yang sehat. Namun, terlalu banyak mengkonsumsinya bisa menyebabkan konstipasi.

    Konsumsi makanan kaya serat sangat penting untuk menjaga sistem pencernaan tetap sehat. Hal ini juga terkait dengan menurunkan tekanan darah dan mengurangi risiko masalah jantung, diabetes, dan obesitas.

    Namun, mengonsumsinya lebih dari 70 gram sehari dapat menyebabkan efek samping yang tidak nyaman, dan beberapa orang mungkin mengalami ini setelah hanya 40 gram.

    Makanan semisal lentil, sayuran, buah dan sereal bisa menyediakan kebutuhan serat untuk Anda. Demikian seperti dilansir Medical News Today.

    Sebuah studi pada 2012 menguji efek mengubah asupan serat dari 63 orang yang mengalami sembelit, kembung, dan sakit perut.

    Dalam studi ini, individu yang mengurangi asupan serat mereka memiliki lebih sering buang air besar, kembungnya dan sakit perutnya berkurang.

    Namun, terlalu banyak serat juga dapat menyebabkan kekurangan nutrisi, karena dapat mengganggu kemampuan tubuh untuk menyerap nutrisi penting.

    Serat berikatan dengan mineral, termasuk kalsium, magnesium, seng, dan zat besi.

    Jumlah serat asupan serat yang optimal bervariasi berdasarkan jenis kelamin, usia, dan status kehamilan seseorang. Namun, Akademi Nutrisi dan Diet di Amerika merekomendasikan 25 gram per hari untuk wanita dewasa.

    Lalu, 38 gram serat per hari untuk pria dewasa. Untuk mereka yang telah berusia 50 tahun disarankan 21 gram khusus wanita dan 30 gram bagi pria. Kemudian, wanita hamil atau menyusui setidaknya 28 gram serat per hari.


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Bandara Kertajati Siap Sambut Musim Mudik

    Tahap pertama pembangunan Bandara Kertajati di Majalengka, Jawa Barat, nyaris rampung. Bandara internasional tersebut ditargetkan siap sambut pemudik.