Jumat, 20 Juli 2018

Etika Bugil di Wisata Pemandian Umum Berbagai Negara, Mau Coba?

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wisatawan mandi air panas di kawasan wisata Gunung Kelud, Kediri, Jawa Timur, (11/8). Untuk mencapai pemandian ini, pengunjung harus menuruni sekitar seribu anak tangga. TEMPO/Aris Novia Hidayat

    Wisatawan mandi air panas di kawasan wisata Gunung Kelud, Kediri, Jawa Timur, (11/8). Untuk mencapai pemandian ini, pengunjung harus menuruni sekitar seribu anak tangga. TEMPO/Aris Novia Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Berwisata keliling dunia bertujuan mengenal lebih dalam budaya dan tradisi baru. Kadang-kadang, Anda harus melakukannya dalam keadaan bugil, dikelilingi oleh orang-orang lokal yang juga tanpa busana, tidak mengenakan apa pun kecuali senyum hangat. Banyak negara di dunia yang menganggap wisata rumah pemandian umum, spa dan sauna sebagai bagian penting dari tradisi dan cara hidup mereka. Jika Anda datang dari negara di mana orang-orangnya biasa berbaur mengenakan busana lengkap, kemungkinan besar Anda butuh adaptasi untuk melepas semuanya dan berinteraksi dengan orang lain.

    Jadi apa yang harus dilakukan Anda bila ingin mencoba rumah pemandian di berbagai negara? Berikut adalah rangkuman tradisi rumah pemandian di Jepang, Korea Selatan, Turki sampai Swedia dan bagaimana etikanya, juga mengetahui kapan harus benar-benar melepas semua busana di sana.

    Baca juga:
    Stop Kemasan Plastik atau Bahaya Ini Mengintai Kita
    Mark Zuckerberg Dicecar Kasus Facebook, Ini Arti Bahasa Tubuhnya
    Lelang Memorabilia Simpson, Kisah Cinta Raja yang Dikucilkan

    Onsen di Jepang
    Onsen adalah istilah bahasa Jepang untuk sumber air panas dan tempat mandi berendam dengan air panas yang keluar dari perut bumi. Penginapan yang memiliki tempat pemandian air panas disebut penginapan onsen. Dilansir CNA, hanya ada satu cara untuk menikmati pemandian air panas ini: lepas semua baju. Satu-satunya kain yang boleh dibawa ke pemandian adalah handuk kecil. Jika Anda tidak mau memperlihatkan tubuh di hadapan lawan jenis, pilih onsen yang dikhususkan untuk gender tertentu. Tapi ingat bahwa ada kalanya onsen memisahkan gender berdasarkan waktu, bukan ruangan. Misalnya, onsen dibuka untuk perempuan dari siang sampai sore, kemudian untuk laki-laki dari sore hingga malam.

    Orang Jepang sangat mementingkan kebersihan. Sebelum masuk ke air pemandian, Anda diwajibkan mandi dan keramas di tempat mandi yang biasanya terbuka. Di Jepang, onsen berfungsi sebagai tempat berendam, bukan mandi. Jadi tubuh harus sudah bersih sebelum masuk ke dalam onsen. Ada onsen yang menyediakan sampo dan sabun serta handuk secara cuma-cuma. Bersihkan tubuh dengan sabun dan keramas sambil duduk di tempat duduk kecil serupa dingklik karena mencipratkan busa dan air pada orang lain dianggap tidak sopan di sana.

    Ada handuk besar yang disediakan untuk mengeringkan diri sebelum masuk onsen, tapi handuk tidak boleh dibawa ke dalam air panas. Anda benar-benar harus masuk ke air tanpa mengenakan selembar kain. Anda boleh membawa handuk berukuran kecil, tapi biasanya handuk itu dilipat dan diletakkan di atas kepala. Ketika keluar dari pemandian, Anda bisa memakai handuk kecil itu untuk menutupi kemaluan. Tapi, selama di onsen jangan sampai handuknya menyentuh air.

    Ilustrasi pijat. bidr.co

    Bastu di Swedia
    Di Swedia, Anda harus menanggalkan busana dan rasa malu di pintu sauna alias bastu, atau tepatnya di loker. Jangan mencoba menyelundupkan kaos. Di ruangan penuh tubuh-tubuh bugil, Anda akan lebih menarik perhatian bila mengenakan busana. Aturan tanpa busana ini juga berlaku ketika berada di resort ski mewah atau kolam renang umum.

    Satu-satunya cara Anda bisa mengenakan bikini atau speedos di sauna campur. Faktanya, orang-orang Swedia tidak suka rasanya ketika baju sangat menempel di kulit sampai-sampai para turis menganggap baju renang itu tidak higienis. Seperti orang Jepang, orang Swedia juga membersihkan badan terlebih dahulu sebelum masuk sauna. Mereka bisa mandi atau nyebur ke danau terdekat, tentunya bugil. Setelah itu, kebanyakan orang akan memakai handuk menuju sauna.

    Di dalam, mereka akan menghamparkan handuknya di bangku kayu, lalu duduk atau berbaring di atasnya. Rasanya lebih nyaman daripada langsung bersentuhan dengan permukaan keras. Sebuah nasihat ketika Anda berada di tempat penuh orang bugil, sebaiknya jaga pandangan agar mengarah ke kepala ketika ada yang berbicara dengan Anda. Saran lain, Anda bisa fokus menikmati pemandangan di luar. Orang-orang di sana lebih suka ketenangan, jadi hindari mengobrol bila ada pengguna sauna lain.

    Jimjilbang di Korea Selatan
    Spa Korea alias jimjilbang bagaikan surga untuk pencinta spa. Selain layanan biasa seperti pijat, sauna dan body scrub, Anda juga bisa menonton film, tidur siang di goa garam. Mereka juga buka 24 jam dan Anda bisa menginap dengan biaya tambahan. Anda akan diberikan handuk, kaos dan celana pendek setelah membayar. Anda pun harus mandi dulu di area pemandian umum sebelum berspa.

    Setelah bersih, tentunya tanpa busana, silakan menuju kolam berendam. Ada yang di dalam dan luar ruangan, tiap air punya temperatur bervariasi dari 38 hingga 42 derajat celcius. Seperti Onsen, Anda hanya dibolehkan membawa handuk kecil untuk mengeringkan badan. Cara paling lucu menggunakannya? Gulung seperti rambut Princess Leia, lalu kenakan di kepala.

    Baca juga: 
    Kopi Sebabkan Kanker? Cek Dulu Penjelasan Para Ahli Ini
    UNBK Dianggap Sulit, Warganet Protes di Media Sosial
    Apa Itu Gaya Hidup Sedentari? Bisa Ancam Jiwa? Cek Solusinya

    Bila ingin tubuh bersih, pilih sesi scrub bersama ajumma (wanita yang jauh lebih tua) yang akan menggosok badanmu secara agresif dengan jaminan kulit akan lembut dan licin setelahnya.

    Di sauna atau hanjeungmak, Anda bisa mengenakan kaos dan celana pendek karena tempat itu dipakai oleh pria dan wanita. Hanjeungmak bisa terbuat dari batu, garam, tanah liat atau giok untuk manfaat kesehatan yang berbeda. Kaos kaki juga diperlukan untuk melindungi kaki sebelum masuk ke tempat terpanas.

    Ilustrasi Mandi Maroko. Foto Spa&Beyond

    Hammam di Turki
    Telanjang adalah hal tabu di Turki. Ada peshtemal, kain mirip sarung yang bisa menutupi tubuh. Anda bisa menikmati kamar uap yang ditutupi marmer dan ubin dengan langit-langit kubah. Di tengahnya adalah gobektasi, di mana "mandi" berlangsung. Mandi ala Turki dimulai lewat sinyal dari si petugas. Jika gobektasi belum dimulai, Anda akan disuruh untuk berbaring. Masih mengenakan peshtemal, petugas akan menyiramkan air panas dan menyabuni Anda sembari memijat.

    Busa-busa di tubuh akan diguyur dengan air hangat, baru setelah itu tubuh Anda digosok untuk menghilangkan kulit mati. Kemudian, Anda akan disiram dengan air dingin untuk menutup pori-pori, pertanda mandi ala Turki sudah selesai.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Anggota Tim Sukses Sudirman Said Dituduh Membawa Uang Narkotik

    Ian Lubis, anggota tim sukses calon gubernur Jawa Tengah Sudirman Said, disergap polisi dengan tuduhan membawa uang narkotik senilai Rp 4,5 miliar.