Senin, 24 September 2018

5 Hal yang Buktikan Kencan Jadikan Diri Lebih Baik

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pasangan kencan. shutterstock.com

    Ilustrasi pasangan kencan. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Memulai hubungan dengan seseorang menandakan Anda akan menghadapi suatu hal yang baru. Suatu hal yang dalam satu sisi menegangkan dan di sisi lain mengkhawatirkan. Akibatnya, tidak sedikit dari Anda yang menghindar dari hubungan yang baru.

    Namun, tahukah Anda? Dengan secara aktif berkencan, Anda dapat membiarkan diri untuk bergaul, berhubungan dan mengenal lingkungan baru. Tetapi, masalahnya adalah sebagian orang mungkin takut untuk keluar dari zona nyaman mereka. Tidak mudah bagi mereka, terlebih yang memiliki pengalaman buruk dalam hubungan, untuk meleburkan diri dalam lingkungan baru.

    Dilansir dari Psychology Today, secara aktif berkencan akan meningkatkan kesadaran diri Anda, membentuk versi diri Anda yang lebih baik, dan pada akhirnya membawa Anda kepada pasangan yang tepat. Baca: 17 Tahun Derita Bipolar, Tilik Kiat Mariah Carey Menghadapinya

    1. Melihat kekurangan Anda
    Anda memiliki kebiasaan terlalu banyak berbicara, atau susah mendengarkan orang lain dalam percakapakan? Hal-hal ini mungkin akan diutarakan pasangan kencan Anda saat menjalani hubungan. Tentu, akan menyakitkan saat Anda menerima umpan balik yang negatif, tetapi dengan bermain aman dan tidak mengekspos diri kepada orang baru, Anda tidak akan mendapatkan kesempatan untuk memperbaiki diri sendiri. Lagipula, seseorang baru tersebut bukanlah bagian dari dunia Anda, jadi bukan suatu masalah bila Anda tidak bertemu dengannya lagi. Yang terpenting adalah mengetahui bagaimana pengaruh Anda terhadap orang lain dan belajar untuk terus mengembangkan diri lebih baik.

    Ilustrasi pasangan berkencan. Shutterstock

    2. Sadar bahwa Anda tidak harus selalu cepat puas
    Berkencan secara aktif dan terbuka untuk bertemu orang baru memberi Anda pilihan dengan beberapa tipe kepribadian yang berbeda. Akibatnya, Anda tidak lagi kelaparan sosial atau terjebak dalam posisi naif, dimana berharap bertemu dan memiliki seseorang dengan kepribadian tertentu. Semakin banyak orang yang Anda temui, semakin banyak pilihan yang Anda miliki, dan semakin Anda dapat menyempurnakan sosok seperti apa yang cocok bagi Anda. Baca: Selingkuh Bisa Menurun pada Anak, Simak Solusi Ahli

    3. Anda menjadi nyaman dengan keintiman
    Pergi keluar dan menghabiskan waktu dengan seseorang adalah cara bagi Anda untuk menjadi lebih nyaman dengan diri sendiri, serta cara untuk menilai pasangan romantis Anda dengan lebih baik. Seiring dengan perkembangan zaman, sayangnya terbentuk budaya bertukar informasi tentang diri atau kabar melalui teks atau media sosial. Padahal, hal tersebut justru menyulitkan Anda untuk mengetahui dan mengenal orang baru secara nyata. Daripada bersembunyi dibalik teknologi, kehidupan nyata dengan pergi berkencan dapat memberi Anda kesempatan untuk benar-benar mengenal seseorang.

    Ilustrasi kencan romantis. www.fashiondivadesign.com

    4. Anda belajar untuk menolak
    Cukup mengejutkan ketika alasan sebagian orang menghindari atau tidak mau berkencan disebabkan karena rasa takut akan penolakan. Mereka juga khawatir jika seseorang akan menyukai mereka, namun mereka tidak memiliki rasa yang sama, akan menempatkan mereka pada posisi yang tidak menguntungkan. Inilah yang harus Anda ingat, ketika Anda mulai memasuki suatu hubungan, kemungkinan ditolak akan selalu ada. Anda juga harus bisa menolak seseorang yang memang tidak Anda sukai. Hal ini merupakan proses standar dalam hubungan. Anda juga akan mengasah rasa sensitif dalam mengetahui perasaan Anda dan belajar bagaimana mengungkapkannya. Baca: Ibunda Lucinta Luna Wafat, Ini 5 Tahap Duka yang Harus Dilewati

    5. Anda belajar untuk menerima
    Setiap orang, termasuk Anda, berhak untuk mendapatkan kenyamanan, kesejahteraan, dan rasa aman, baik yang diciptakan dari diri sendiri ataupun dari orang lain. Seiring dengan berbagai hubungan yang dialami, Anda akan mulai belajar untuk menerima bahwa tidak semua yang datang ke dalam hidup akan selalu tinggal. Anda akan belajar untuk menerima dan melepaskan dan menerima orang lain.

    PSYCHOLOGYTODAY | BUSTLE


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kampanye Imunisasi MR Fase 2 Luar Jawa Masih di Bawah Target

    Pelaksanaan kampanye imunisasi MR fase 2 menargetkan hampir 32 juta anak usia 9 bulan hingga 15 tahun di 28 provinsi di luar Pulau Jawa. Hingga 10 Sep