Ini Bagian Tubuh Favorit Dewi Perssik, Tilik Rahasianya

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dewi Persik. instagram.com

    Dewi Persik. instagram.com

    TEMPO.CO, JakartaDewi Perssik kembali menjadi bahan pembicaraan publik. Dalam sebuah acara talkshow, Dewi Perssik menceritakan alasannya bercerai dengan Aldi Taher 11 tahun yang lalu. Menurut Dewi, penyebab perceraiannya adalah karena dirinya dijadikan sebagai taruhan oleh Aldi dan teman-temannya. Baca: Tak Hanya Milik Pria, Intip 5 Khasiat Masturbasi

    Setiap orang biasanya memiliki bagian tubuh yang sangat dicintai, termasuk Dewi Perssik. Kepada Tempo pada Februari 2012, DP, sapaan Dewi Perssik mengatakan salah satu bagian tubuh yang dicintainya adalah bokong. "Bukan bermaksud porno atau apa, aku hanya menyukai bagian ini yang menjadi bagian vital demi melakukan gerakan-gerakan indah bukan sisi erotis," kata mantan istri Saipul Jamil ini. Selain DP, banyak perempuan Indonesia tertarik memiliki bokong indah, padat, dan sintal seperti para wanita Brasil. Baca: Heboh Sule Cerai, Sule Pernah Dihukum dengan Selendang Isi Batu

    Nancy O'Dell, jurnalis televisi dan pembaca berita senior mengatakan  banyak wanita yang ingin memiliki Brazilian butt atau bokong ala Brazil. Artis luar negeri seperti Rihanna, penyanyi Jennifer Lopez alias J.Lo juga merupakan salah seorang pemilik bokong terindah di dunia, bahkan sampai diasuransikan hingga miliaran dolar Amerika Serikat. Nancy yang juga pengamat mode dan daya selebritas, mengatakan ciri khas bokong orang Brasil adalah besar, bulat, indah, halus, montok dan menggairahkan. Bokong seperti itu mempesona para pria di dunia. "Memiliki bokong indah Brasil kini merambah panggung mode dan para selebritas dunia. Bermodal bokong indah ini sebagai modal utama untuk mengenakan busana apa pun tampak menarik," katanya.

    Dewi Persik. TEMPO/Nurdiansah

    Bagaimana caranya memiliki bokong ala Brazil yang digandrungi para selebritas? Menurut Anita Jayanti, salah satu pelatih dari pusat kebugaran Celebrity Fitness, Jakarta Pusat, rajin berlatih merupakan kunci untuk memiliki bokong indah dan sehat. "Bukan sekadar bentuk indah semata, tapi haruslah membentuk bokong indah yang padat, sintal, besar, dan tentunya mesti didukung oleh otot yang kencang," katanya. Baca: Seragam Pramugari Garuda Indonesia dari Masa ke Masa

    Berbagai latihan untuk membentuk Brazilian butt ini di antaranya squad, lunges, berdayung, hip extension, deadlift, dan berdansa salsa atau samba. Anita mengakui memang sulit untuk melakukan gerakan tari ala Brasil seperti salsa dan samba. "Tetapi gerakan ini jauh lebih mudah, efektif sekali dibanding latihan lainnya," kata dia.

    Nyatanya, tidak semua orang bisa menari seperti orang Brasil. "Namun ada motivasi dan semangat yang diselipkan demi mendapatkan bokong indah dan kita hanya perlu meniru dan melatih gerakan-gerakannya saja," ujar Anita.

    Busana yang dikenakan Jennifer Lopez semakin menonjolkan bentuk tubuhnya yang ramping dan sempurna. AP Photo

    Bila sulit menari, Anita menyarankan agar kita melakukan gerakan menari biasa, berjalan kaki, bersepeda, dan senam aerobik. "Yang penting konsisten dan teratur. Harus juga rajin melakukan latihan yang menitikberatkan pada bagian bokong, seperti menekuk lutut atau jongkok," katanya. Baca: Seks dengan Penderita Kanker Serviks, Lelaki akan Tertular?

    Selain pembentukan alami dengan latihan, ada juga yang mengambil jalan pintas, seperti sedot lemak dan operasi plastik dengan implan (butt implant). Pada implan, bokong Anda akan disusupkan bahan pembesar seperti silikon pada otot bokong. Namun risikonya sangat tinggi karena bokong setiap saat selalu diduduki, sehingga risiko pecahnya silikon atau saline sangatlah tinggi. Selain itu, ada kemungkinan silikon atau saline tersebut akan bergeser ke tempat lain karena sering diduduki.

    KORAN TEMPO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.