Senin, 20 Agustus 2018

Awas Ancaman Kesehatan dari Belanja Online, Ini Kata Ahli

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi belanja online / e-commerce. freepik.com

    Ilustrasi belanja online / e-commerce. freepik.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Perkembangan teknologi memang semakin memudahkan manusia dalam beraktivitas sehari-hari, mulai dari pekerjaan kantor, pekerjaan rumah, berbelanja sampai memesan makanan sekalipun, terutama dengan menggunakan aplikasi online.

    Namun, menurut Rina Ariani, anggota Pakar Departemen Kardiologi dan Kedokteran Vaskuler Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, di balik kemudahan tersebut ada ancaman gangguan kesehatan yang sering tidak disadari.

    "Ini kecenderungan kita yang sekarang. Dengan semakin berkembangnya teknologi, bangun tidur duduk, setelah itu ke kantor lihat komputer seharian, kemudian merasa lapar tetapi malas jalan ke kantin dan memesan makanan secara online," katanya, belum lama ini. Baca: Jangan Minum Teh Saat Makan Nasi dan Lauknya, Ini Kata Ahli

    Selanjutnya soal berbelanja. Sampai dengan beberapa tahun lalu, masyarakat, khususnya kaum ibu, masih gemar berbelanja ke pasar, baik pasar tradisional maupun pasar modern. Namun dengan teknologi saat ini, sudah banyak yang memilih berbelanja secara online. "Beli cabai, daging, sayur, kecap, minyak goreng, semuanya sekarang bisa lewat online."

    Ilustrasi belanja online / e-commerce. freepik.com

    Memang semua jauh lebih mudah. Namun, kata dia, dengan kondisi itu kita begitu banyak mengalami pengurangan pergerakan tubuh. Bahkan mereka yang suka "nge-gym", tidak sedikit yang tetap asyik mengoperasikan perangkatnya saat sedang beraktivitas. Begitu juga di kolam renang, banyak yang lebih sibuk bermain perangkat di pinggir kolam ketimbang berenang. Baca: Menu Makan Malam Pertama Sahur, Jangan Gorengan dan Kafein

    Suasana tersebut juga kerap berlangsung di dalam rumah yang mana masing-masing individu, baik orang tua maupun anak-anaknya lebih sering disibukkan dengan perangkat, baik seluler maupun komputer. "Tidak ada aktivitas fisik, tidak ada pergerakan tubuh sama sekali." Baca: Makan Banyak, tapi Tetap Kurus? Ini Penjelasan Ahli

    Padahal, lanjutnya, melakukan aktivitas fisik seperti berjalan kaki saja, dapat mengurangi risiko jantung, menambah tenaga serta kondisi otot dan tulang akan lebih baik. Tidur pun akan lebih nyenyak.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Twice Konser Di Jakarta

    Twice akan mengunjungi Jakarta pada 25 Agustus 2018. Konser ini adalah pertunjukan pertama mereka di Indonesia. Berikut fakta-fakta tentang mereka.