Rabu, 24 Oktober 2018

Anak Deddy Corbuzier Lulusan Terbaik, Disleksia Bukan Akhir Segalanya

Reporter:
Editor:

Susandijani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi disleksia/belajar dengan anak. Shutterstock

    Ilustrasi disleksia/belajar dengan anak. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Disebut disleksia, Azkanio Nikola Corbuzier atau dikenal dengan Azka, anak dari pesulap Deddy Corbuzier berhasil membuktikan prestasinya. Azka, bahkan menjadi lulusan terbaik. Momen bahagia tersebut diunggah Deddy pada media sosialnya. Deddy juga mengungkapkan pada keterangan fotonya bahwa Azka, sebagai anak yang broken home dan memiliki disleksia, dapat mencapai prestasi yang membanggakan.

    Disleksiamerupakan suatu kondisi di mana seseorang memiliki gangguan dalam pertumbuhan membaca, mengeja dan menulisnya. Bukan tidak mungkin seorang dengan disleksia tetap dapat berprestasi di sekolah. Selain peran sekolah atau guru, tentunya peran orangtua dalam mendukung pertumbuhan anak dengan disleksia sangatlah penting.

    Berikut ini beberapa hal yang sebaiknya menjadi perhatian para orangtua yang memiliki anak dengan disleksia.

    Fokus pada detail
    Anak yang memiliki masalah disleksia memerlukan bantuan ketika harus memperhatikan semua detail dalam kata baru, terutama jika kata tersebut memiliki ejaan yang tidak biasa. Sebagai orangtua, Anda bisa mengajarkannya dengan menunjukkan terlebih dahulu kata tersebut dan kemudian dibacakan dengan keras. Selanjutnya, minta anak untuk mengatakan huruf dalam kata. Tanyakan apa vokal yang ia lihat. Huruf apa yang ia lihat di awal, tengah, dan akhir kata. Hal ini akan membantunya menganalisis kata dan memprosesnya secara detail.

    Artikel Lain:
    Belajar dari Kasus Kate Spade: Jangan Abaikan Gangguan Mental
    Waspada 4 Efek Ini Saat Begadang di Malam Lailatul Qadar
    Apa Bedanya Depresi dan Stres? Tilik 5 Cara Mengatasinya

    Gunakan indra yang berbeda
    Penelitian menunjukkan bahwa anak-anak dengan disleksia dapat belajar paling baik ketika mereka melibatkan banyak indra. Aktifkan sentuhan pada anak Anda dengan membuat potongan-potongan kata yang dilapisi sesuatu. Kemudian minta anak menganalisis permukaan huruf sambil mengucapkan nama-nama huruf dan kata tersebut secara keseluruhan. Buat anak bergerak dengan memintanya menuliskan kata di udara dengan jari telunjuk, serta ucapkan dengan keras. Anak-anak yang lebih muda mungkin senang menulis kata-kata menggunakan pasir atau sejenis krim.

    Pertajam memori ingatan
    Minta anak Anda untuk melihat sebuah kata pada kartu dengan saksama. Lalu, buat anak untuk mengingat di dalam pikirannya. Kemudian ambil kartu tersebut. Minta anak memberitahu Anda kata apa yang ia lihat di pikirannya. Tanyakan kata pertama apa yang ia lihat, dilanjutkan dengan kata kedua dan terakhirnya. Atau, Anda juga bisa menanyakan huruf vokal apa yang ia lihat dalam kata tersebut. Berlatih memvisualisasikan kata dapat membantu anak untuk mengingat, membaca, dan mengeja kata-kata baru.

    Beri dukungan penuh
    Seseorang dengan disleksia sangat membutuhkan dorongan untuk rasa percaya diri mereka, sebelum mereka mulai belajar ntuk mengatasi kesulitan tersebut. Anak dengan disleksia umumnya merasakan kegagalan karena tingkat rasa percaya diri yang rendah untuk mampu belajar. Maka, untuk membangun kembali kepercayaan diri anak, berikan kesempatan mereka berhasil dalam mengingat atau mengeja sesuatu. Berikan selalu pujian kecil saat anak berhasil mencapai sesuatu.

    UNDERSTOOD | NESSY | YALE


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Saham Lippo yang Jebol dan yang Melambung Dihantam Kasus Meikarta

    Jebloknya saham perusahaan-perusahaan Grup Lippo telah dimulai Selasa 16 Oktober 2018, sehari setelah KPK menangkap dan menetapkan Bupati Bekasi.