Rabu, 19 September 2018

Mudik, Khawatir Hewan Peliharaan? Simak Kesibukan Hotel Hewan Ini

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Fernanda Novelia alias Nanda bersama anjing jenis Gold River di Kemang Pet Hotel&Beauty Clinic. TEMPO/Anastasia Davies

    Fernanda Novelia alias Nanda bersama anjing jenis Gold River di Kemang Pet Hotel&Beauty Clinic. TEMPO/Anastasia Davies

    TEMPO.CO, Jakarta - Mudik sudah menjadi tradisi yang dilakukan masyarakat Indonesia menjelang Hari Raya Idul Fitri. Pulang ke kampung halaman dengan jarak yang cukup jauh, berarti Anda akan meninggalkan rumah dalam waktu yang lama.

    Baca:  Alasan Pemudik yang Lebih Pilih Pakai Sepeda Motor untuk Mudik

    Tentunya, banyak hal yang harus diperhatikan saat Anda dan keluarga akan berangkat mudik. Selain keamanan rumah, perawatan hewan peliharaan Anda juga menjadi perhatian penting. Saat ini sudah banyak toko hewan yang menawarkan tempat inap bagi peliharaan kesayangan Anda. 

    Salah satu kucing inap di Kemang Pet Hotel&Beauty Clinic yang sedang dimandikan. TEMPO/Anastasia Davies

    TEMPO.CO berkesempatan mengunjungi salah satu tempat inap hotel hewan, Kemang Pet Hotel&Beauty Clinic di daerah Kemang, Jakarta Selatan pada 13 Juni 2018 lalu. Saat membuka pintu masuk sore itu, suara-suara hewan saling bersahutan langsung menghiasi ruangan.

    Pemilik Kemang Pet Hotel&Beauty Clinic, Fernanda Novelia, menjelaskan kepada TEMPO.CO bahwa jasa menitipkan atau menginapkan hewan peliharaannya cukup mudah dilakukan. "Langsung datang kemari. Nanti akan melalui proses pemeriksaan dahulu,” kata wanita berusia 24 tahun ini.

    Pemilik Pet Hotel&Beauty Clinic, Fernanda Novelia, sedang berinteraksi dengan salah satu hewan inap. TEMPO/Anastasia Davies

    Toko hewan milik wanita yang akrab disapa Nanda ini, telah bekerja sama dengan penasihat binatang. Adviser inilah yang nantinya memeriksa kesehatan hewan peliharaan yang akan diinap. "Apakah ada kutu atau penyakit kulitnya. Pemeriksaan itu sendiri dilakukan menggunakan blower. Kalau memang ada kutu, akan kami  berikan obat tetes kutu,” kata Nanda. Kemudian, selama masa inapnya pun hewan tersebut akan terus dipantau perkembangan kesehatannya. 

    Baca: Cara Grab Beri Penghasilan Mitranya di Kampung saat Mudik

    Untuk fasilitas yang ditawarkan, hewan peliharaan yang dititipkan akan mendapatkan tempat tidur dengan ruangan ber-AC, dimandikan dan juga disediakan tempat bermain.

    Kalau untuk makanan, lanjut Nanda, memang dianjurkan untuk membawa sendiri dari rumah. “Karena tiap hewan ‘kan tidak sama untuk makanannya. Kalau diberi sama, nanti bisa diare.”

    Selain makanan, yang dianjurkan Nanda untuk dibawa saat menitipkan hewannya adalah mainan khusus. “Biasanya mereka(hewan peliharaan) punya mainan khusus. Atau aksesoris khusus, contohnya bantal. Disarankan untuk dibawa juga,” kata Nanda.

    Untuk harga inapnya sendiri berkisar dari Rp 110 ribu hingga Rp 150 ribu. “Itu tergantung dari besar atau berat hewannya,” kata Nanda. 

    Suasana pet hotel untuk anjing di Kemang Pet Hotel Beauty Clinic, Jakarta Selatan. TEMPO/Anastasia Davies)

    Contohnya, ada pemilik yang menitipkan anjing jenis Golden River. Anjing tersebut memiliki berat mencapai 40kg dan ukuran tubuhnya juga besar. Tentunya, untuk perawatan mandi dan kebutuhan lainnya memerlukan tenaga dan usaha yang besar untuk kenyamanan anjing tersebut.

    Hotel hewan peliharaan ini mampu menampung hingga 60 ekor anjing dan juga kucing. Namun, apabila ada pelanggan yang memaksa untuk menginapkan hewan peliharaannya, masih bisa dilakukan. Salah satu syaratnya, pemilik hewan diminta membawa kandangnya sendiri. "Jadi, kami tetap memberikan pelayanan. Hanya saja karena kuotanya full, mereka harus membawa kandang sendiri,” katanya. 

    Baca: Begini Komplotan Waria Gasak Ponsel Warga Mudik Diburu Polisi

    Pada masa mudik kali ini, menurut Nanda, ada 78 ekor hewan yang menginap di tempat itu. “Bahkan, setelah tanggal 16 Juni besok sudah ada yang mau booking lagi, mungkin tambah sekitar 15 hewan,” kata Nanda.

    Meskipun telah melebihi batas kuota yang ada, Nanda mengakui sampai saat ini belum mendapatkan kesulitan besar, “Karena tim perawat yang ada juga sudah terlatih. Jadi, tidak mengalami kesulitan,” katanya. 

    Kalaupun sang pemilik rindu dengan peliharaannya, lanjut Nanda, biasanya tim disana akan bantu dengan memberikan video kondisi hewan peliharaan tersebut.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    TGB Muhammad Zainul Majdi dan Divestasi Tambang Emas Newmont

    KPK mengusut aliran dana ke rekening TGB Muhammad Zainul Majdi, Gubernur Nusa Tenggara Barat. Dana itu diduga berkaitan dengan Newmont Nusa Tenggara.