Minggu, 22 Juli 2018

Suka Makan Keripik Singkong? Waspadai 4 Efek Bahayanya

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja sedang menggoreng singkong untuk dibuat keripik singkong di daerah Pakuhaji, Cimahi, Jawa Barat. Jumat (27/4). Dalam sehari mereka memproduksi 2,5 Ton kripik dan dijual mulai harga Rp 13.000/kg sampai Rp 34.000/kg tergantung tingkat kepedasannya. TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    Pekerja sedang menggoreng singkong untuk dibuat keripik singkong di daerah Pakuhaji, Cimahi, Jawa Barat. Jumat (27/4). Dalam sehari mereka memproduksi 2,5 Ton kripik dan dijual mulai harga Rp 13.000/kg sampai Rp 34.000/kg tergantung tingkat kepedasannya. TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    TEMPO.CO, Jakarta - Apakah keripik singkong cemilan favorit Anda?
    Tidak hanya karena enak, harga keripik singkong juga sangat terjangkau dan variasi rasa keripik singkong pun kian banyak dari waktu ke waktu.

    Singkong sendiri juga dikenal sebagai salah satu sumber karbohidrat pengganti nasi yang baik untuk tubuh kita, namun tentu saja kita tidak boleh mengkonsumsi keripik singkong terlalu banyak karena makanan yang diolah dengan digoreng tidak begitu baik bagi tubuh kita.

    Baca: Kenapa Makan Keripik Bikin Nagih? Ini Jawaban Ilmiahnya 

    Ternyata keripik singkong yang biasa kalian nikmati saat sedang menonton TV, mengerjakan tugas, atau sekedar bersantai ini memiliki bahaya-bahaya lain yang harus diperhatikan.

    1. Singkong mengandung karsinogen
    Singkong mengandung sebuah zat bernama karsinogen yang sangat beracun dan berbahaya bagi kesehatan kita. Hal ini membuat pengolahan singkong yang salah justru akan menjadikan singkong sebagai sumber racun untuk tubuh kita.|

    Karsinogen ini akan menjadi racun saat dipanaskan, oleh karena itu keripik singkong menjadi salah satu makanan yang mengandung karsinogen cukup tinggi. Tentunya keripik singkong harus digoreng dalam minyak yang panas agar matang?

    Baca: Alasan Singkong Tak Boleh Dimakan Mentah-mentah

    2. Kadar garam yang tinggi
    Rasa gurih dan renyah dari keripik singkong menjadi salah satu pemikat camilan satu ini, tapi perlu Anda ingat, kalau untuk menambahkan cita rasa, keripik singkong dicampur dengan taburan garam dalam jumlah yang tidak sedikit. Hal ini menjadikan keripik singkong memiliki kandungan garam yang tinggi dan tidak baik untuk kesehatan tubuh jika dikonsumsi terus menerus.

    3. Nutrisi dalam singkong menurun
    Seperti yang sudah dibahas di atas, mengolah makanan dengan cara digoreng akan mengurangi nutrisi dari bahan makanan tersebut. Alhasil, Anda tidak akan mendapatkan manfaat asli dari bahan tersebut secara maksimal, termasuk di dalamnya keripik singkong.

    Baca: Mau Makan Malam Sehat? Coba 8 Makanan Lezat Ini 

    4. Adanya kandungan lemak trans dan lemak jenuh
    Keripik singkong membutuhkan minyak untuk membuatnya matang dan minyak adalah salah satu benda terjahat yang menjadi sumber lemak bagi kita.

    Keripik singkong mengandung lemak trans dan juga lemak jenuh yang bisa membuat kandungan kolesterol dalam tubuh Anda semakin tinggi dan memperbesar risiko Anda terkena penyakit jantung atau penyumbatan pembuluh darah.

    TABLOID BINTANG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Bulan Juli Ada Hari Es Krim Nasional di Amerika Serikat

    Tanggal 15 Juli adalah Hari Es Krim Nasional di Amerika Serikat. Ronald Reagan menetapkan bulan Juli sebagai hari minuman yang disukai tua muda itu.