Suporter Fanatik ala Nissu Cauti untuk Peru, Ini Kata Psikolog

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Nissu Cauti. atv.pe

    Nissu Cauti. atv.pe

    TEMPO.CO, Jakarta - Perempuan bernama Nissu Cauti menjadi buah perbincangan publik dalam Piala Dunia 2018 beberapa waktu ini. Namanya dikenal sebagai "kekasih" dari timnas Peru. Hal ini tak lain akibat aksinya yang menjanjikan akan menanggalkan pakaiannya (topless) untuk setiap gol yang diciptakan Peru.

    Nissu Cauti juga memiliki banyak penggemar di media sosial. Di akun Instagramnya sendiri, ia memiliki hampir 100.000 pengikut. Nissu juga aktif dalam YouTube, tempat ia berbagi video dirinya saat menghadiri pertandingan.

    Baca: Piala Dunia 2018: Menunggu Aksi Heboh Cauti di Ekaterinburg

    Psikolog klinis, Denrich Suryadi, memberikan tanggapannya terkait aksi Nissu Cauti yang berani tersebut. Meninjau dari sisi psikologis, sebutan khusus untuk perilaku Nissu memang tidak ada. “Paling fanatisme saja sih. Fanatik yang berujung euphoria (senang yang berlebihan), sehingga menampilkan perilaku tersebut,” kata Denrich kepada TEMPO.CO, 25 Juni 2018 lalu.

    Nissu Cauti. Instagram

    Menurut Denrich, mencari sensasi juga dapat menjadi salah satu motif atas tindakan Nissu Cauti. Terlebih, momen Piala Dunia 2018 memang selalu menyedot perhatian masyarakat dunia. “Tetapi, perilaku tersebut juga dapat bermotifkan nasionalisme terhadap bangsanya,” katanya.

    Jika berbicara mengenai nasionalisme dan fanatisme, lanjut Denrich, perilaku yang dilakukan Nissu dapat dianggap merupakan bentuk kecintaan yang ekspresif. “Perilaku tersebut (bisa) dianggap atraktif juga ekspresif dalam level tertentu,” katanya. 

    Baca: Polah Nissu Cauti yang Jadi Sorotan di Piala Dunia 2018

    Mengaitkannya dengan rasa malu dan tidak pantas, Denrich mengungkapkan bahwa hal tersebut terkait dengan budaya. “Malu itu untuk standar budaya timur, ya sebenarnya,” katanya. 

    Budaya Timur kental dengan nilai sosial budaya dan juga agama bila berbicara menampilkan tubuh secara vulgar. “Tetapi, nilai sosial budaya di bangsa tertentu sangat dimungkinkan untuk (bersikap) ekspresif dan bebas,” kata Denrich.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jadwal Imsakiyah dan Puasa Ramadhan 1442 H - 2021 M

    Ini jadwal puasa dan imsakiyah Ramadhan 1442 H yang jatuh pada 13 April hingga 12 Mei 2021, Idul Fitri 1 Syawal 1442 H jatuh pada 13 Mei 2021.