Rabu, 24 Oktober 2018

Shared Psychotic, Jenis Gangguan Mental Apalagi? Kenali Gejalanya

Reporter:
Editor:

Susandijani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi gangguan psikotik (pixabay,com)

    Ilustrasi gangguan psikotik (pixabay,com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Apakah Anda pernah mendengar gangguan mental yang disebut shared psychotic? Ini adalah jenis penyakit langka yang terjadi ketika orang yang sehat mulai mengalami delusi yang sama dengan orang terdekatnya yang terkena gangguan mental.

    Contohnya, seorang anggota keluarga memiliki gangguan psikotik karena penyakitnya dan dia percaya pada sesuatu yang imajiner dan tidak masuk akal. Namun, pikiran dan perilakunya normal.

    Baca juga:
    Transgender pun Bisa Sukses Berkarir, Ini 4 Contohnya
    Susu Kental Manis, Ini Bedanya dengan Susu Lainnya
    Malas Olahraga, Coba Hilangkan Lemak Perut dengan 7 Tips Diet Ini

    Orang-orang yang menderita gangguan psikotik mengalami kesulitan untuk tetap berhubungan dengan dunia nyata dan mereka tidak dapat menjalankan kehidupan sehari-hari.

    Gejala yang paling umum bagi orang yang mengalami gangguan psikotik adalah sering berhalusinasi dan mengalami delusi, termasuk mendengar, melihat atau merasakan hal-hal yang tidak ada. Tanda-tanda gangguan ini mulai mempengaruhi interaksi si penderitanya dengan orang lain dan mengganggu kehidupan sosialnya.

    Dilansir dari boldsky.com, Sabtu 7 Juli 2018, gangguan shared psychotic paling sering terjadi dalam waktu yang panjang, di mana si penderita gangguan psikotik lebih dominan dibandingkan orang yang dekat dengannya.

    Kedua orang ini cenderung memiliki hubungan emosional yang erat satu sama lain. Gangguan ini juga dapat terjadi pada kelompok orang yang sangat dekat dengan orang yang menderita gangguan psikotik.

    Misalnya, ini bisa terjadi dalam aliran sesat jika pemimpinnya adalah seorang psikotik dan pengikutnya terpengaruh delusinya. Para ahli tidak tahu apa penyebabnya tetapi mereka percaya bahwa stres dan isolasi sosial menjadi alasan utama dalam mengembangkan gangguan mental ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Saham Lippo yang Jebol dan yang Melambung Dihantam Kasus Meikarta

    Jebloknya saham perusahaan-perusahaan Grup Lippo telah dimulai Selasa 16 Oktober 2018, sehari setelah KPK menangkap dan menetapkan Bupati Bekasi.