Rabu, 19 Desember 2018

4 Benda Ini Tak Boleh Disimpan di Kamar Mandi, Intip Alasannya

Reporter:
Editor:

Susandijani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Kamar Mandi (Pexels.com)

    Ilustrasi Kamar Mandi (Pexels.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Banyak yang sering menyimpan berbagai benda di kamar mandi karena tempat tersebut dianggap sebagai area pribadi. Barang-barang untuk mandi, seperti sampo, sabun, sikat gigi, dan pasta gigi, mungkin biasa disimpan di kamar mandi.

    Namun ternyata tidak semua barang bisa disimpan di kamar mandi. Hal itu disebabkan bakteri yang berkembang di kamar mandi. Berikut ini empat barang yang tidak boleh disimpan di kamar mandi.

    Baca juga:
    Antoine Griezmann, Sosok Penyayang dan Protektif pada Anaknya
    Ini Dia 7 Jurus Sukses ala Rumah yang Bisa Mendongkrak Karier
    Heboh Piala Dunia 2018: Tilik Kisah Kaus Kaki Southgate, Takhayul?

    Parfum
    Parfum jadi salah satu barang yang tidak boleh ditaruh di kamar mandi. Pasalnya, parfum akan cepat habis karena teroksidasi jika diletakkan di kamar mandi. Tak hanya itu, suhu dan kelembapan di kamar mandi akan menghilangkan aroma parfum.

    parfum (pixabay.com)


    Cat Kuku
    Selain parfum, cat kuku juga tidak boleh diletakkan di kamar mandi. Suhu di kamar mandi serta uap akan dengan mudah mengubah bentuk dan warna cat kuku. Daripada di kamar mandi, ada baiknya cat kuku disimpan di kulkas untuk menjaga warnanya.

    Pisau Cukur
    Banyak orang sering menyimpan pisau cukur di kamar mandi. Namun perlu diketahui bahwa suhu dan kelembapan udara di kamar mandi dapat membuat pisau cukur jadi berkarat. Karena itu, simpanlah pisau cukurmu di laci kamar yang kedap udara.

    Obat-obatan
    Kebiasaan meletakkan obat-obatan di kamar mandi harus segera kamu tinggalkan. Sebab, obat-obatan akan cenderung lebih cepat kadaluarsa jika ditaruh di kamar mandi dibanding ruangan lain. Selain itu, efektivitas dan daya kerja obat-obatan akan makin berkurang jika terlalu lama diletakkan di kamar mandi.

    TABLOIDBINTANG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Baru OK Otrip, Jak Lingko Beroperasi 1 Oktober 2018

    Pemerintah DKI Jakarta meluncurkan transportasi massal terintegrasi, Jak Lingko pada 1 Oktober 2018. Jak Lingko adalah rebranding OK Otrip.