Sabtu, 22 September 2018

Masuk Angin, Minum Teh Hangat atau Kerokan?

Reporter:
Editor:

Susandijani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi teh hitam. shutterstock.com

    Ilustrasi teh hitam. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Masuk angin bukan penyakit berbahaya. Namun kondisi ini bisa menjadi tolok ukur tubuh Anda sedang mengalami kelelahan, butuh istirahat, tidur, olahraga, dan makan yang cukup.

    Di level ringan, masuk angin bisa diatasi sendiri di rumah. Anda perlu ke dokter jika gejala masuk angin disebabkan infeksi atau melonjaknya kadar asam lambung.

    Ketika Anda mengalami masuk angin, jangan memaksa tubuh untuk terus bekerja. Segeralah beristirahat. Mengkonsumsi makanan dan minuman hangat seperti sup ayam, teh hangat, dan jahe hangat bisa membantu meredakan gejala masuk angin.

    Baca juga: 
    Pernikahan di Bhutan Bukti Cinta Lebih Kuat? Ini Kata Nadine
    Ponsel Efektif Antarkan Bakteri, Apalagi bila Pakai Sarung Karet
    Mau Gaya dengan Kacamata Hitam? Simak 4 Pilihan Gaya Ini

    “Makanlah menu tinggi kalori dan protein. Selain itu istirahat cukup. Hindari begadang karena tidur membantu memulihkan kekebalan tubuh,” ujar Spesialis penyakit dalam dari Rumah Sakit St. Carolus, Jakarta Pusat, dr. L. Aswin Pramono.

    Jika Anda tidur kurang dari 8 jam sehari karena kesibukan, maka bayarlah utang tidur pada akhir pekan.

    “Saya sendiri sering kurang tidur di hari kerja karena kesibukan. Tapi sebisa mungkin saya bayar di akhir pekan. Banyak yang tidak sadar, kurang tidur membuat sistem kekebalan tubuh melemah sehingga mudah terkena berbagai penyakit termasuk gejala masuk angin,” sambung dia.

    Bagaimana dengan kerokan? Benarkah kerokan bisa menyembuhkan gejala masuk angin? Menurut Aswin, kerokan merupakan metode pengobatan tradisional dan tidak dipelajari dalam ilmu kedokteran.

    “Yang jelas kerokan membuat pembuluh darah melebar atau fasodilatasi. Itu diyakini membantu pemulihan,” Aswin mengakhiri perbincangan. 

    TABLOIDBINTANG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Richard Muljadi Ditangkap Ketika Menghirup Kokain, Ini Bahayanya

    Richard Muljadi ditangkap polisi ketika menghirup kokain, narkotika asal Kolombia yang digemari pemakainya karena menyebabkan rasa gembira.