Senin, 15 Oktober 2018

Hobi Game Online? Catat Kompetisinya, Hadiahnya Jutaan Dolar

Reporter:
Editor:

Susandijani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi anak bermain game di smartphone. huffingtonpost.com

    Ilustrasi anak bermain game di smartphone. huffingtonpost.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Para pemain game online profesional, atau kini disebut sebagai atlet electronic sports (e-sports), dapat memanfaatkan hobinya untuk mengumpulkan pundi-pundi uang dengan mengikuti berbagai kompetisi. Para atlet e-sports tidak hanya berkesempatan mengikuti pertandingan di dalam negeri, tapi juga hingga luar negeri, bahkan dapat menggaet sponsor dan investor.

    Baca juga: Ini 5 Game Online Tertua di Indonesia, Nomor 1 Masih Eksis

    Mengutip Forbes.com, valuasi industri e-sports mencapai US$ 500 juta pada 2017 dengan angka pertumbuhan setiap tahun 40 persen, dan pada 2021 diprediksi akan mencapai US$ 1,7 miliar.

    Besarnya valuasi industri e-sports juga menjadi motivasi bagi UniPin eSports bergerak cepat untuk mengembangkan industri e-sports di Tanah Air dan internasional.

    PT Dua Puluh Empat Jam Online atau UniPin eSports adalah sebuah komunitas yang menjadi wadah untuk memfasilitasi, membangun, dan mewujudkan mimpi para atlet e-sports nasional ataupun international, yang berkomitmen tinggi mendedikasikan kehidupannya menjadi atlet profesional demi meraih prestasi tertinggi sekaligus mengharumkan nama bangsa.

    Ashadi Ang CEO & Co Founder UniPin menceritakan, dalam perjalanan ekspansi bisnisnya ke berbagai negara di kawasan Asia Tenggara, dia melihat dan menemukan peluang baru di industri e-sports.

    "Setiap negara mempunyai potensi e-sports yang luar biasa, dan kami menangkap potensi dan antusiasme ini sebagai sebuah visi baru untuk membangun komunitas e-sports terbesar, yang bisa menginspirasi seluruh atlet e-sports diberbagai belahan dunia, khususnya di Indonesia. Hal inilah yang mendasari kami membentuk UniPin eSports untuk merealisasikan visi dalam 1-3 tahun ke depan. Harapan kami ini dapat memberikan kontribusi besar bagi komunitas e-sports di dunia,” ujarnya dalam rilis yang diterima Bisnis, Kamis, 9 Agustus 2018.

    Baca: Berminat jadi Pemain Game Profesional? Simak Suka Dukanya

    Menangkap fenomena tingginya antusiasme para atlet e-sports Tanah Air dan di berbagai negara Asia Tenggara, UniPin eSports memanfaatkan momentum ini dengan mengadakan turnamen e-sports berkelas dunia, yaitu South East Asian Cyber Arena (SEACA) dan World Electronic Sport Games (WESG).

    Kompetisi e-sports tersebut akan diselenggarakan pada 17-21 Oktober 2018 di Mal Taman Anggrek, Jakarta Barat. Event akbar ini memperoleh dukungan besar dari pihak-pihak terkait, di antaranya Indomaret, Garena, dan Moonton.

    “Kami juga melihat jauh ke depan bahwa industri e-sports mampu menumbuhkan budaya positif yang perlu kita terapkan pada kehidupan kita sehari-hari. Budaya yang dimaksud adalah belajar, berlatih, bekerja sama, dan berkompetisi dengan sehat dalam segala aspek kehidupan manusia. Besar harapan kami investasi besar melalui event SEACA dan WESG ini dapat mengembangkan budaya positif e-sports yang dapat disebarkan secara luas ke seluruh negeri," ucap Ashadi.

    Ragnarok Online. writer.dek-d.com

    SEACA merupakan kompetisi e-sports internasional pertama yang diselenggarakan sendiri UniPin eSports dengan tujuan memenuhi tingginya antusiasme para atlet e-sports di negara-negara ASEAN. Event SEACA akan memperebutkan total hadiah senilai US$ 100 ribu dan mempertandingkan kompetisi Mobile Legends: Bang Bang, Arena of Valor, PlayerUnknown’s Battlegrounds, Point Blank, dan DOTA 2.

    Saat ini masih berlangsung babak kualifikasi SEACA di 16 kota, yaitu Jakarta, Tangerang, Bekasi, Parung, Bandung, Medan, Bogor, Cirebon, Gresik, Palembang, Bali, Makassar, Purwakarta, Yogyakarta, Semarang, dan Lampung. Dalam babak kualifikasi, UniPin eSports bekerja sama dengan Indomaret mengusung pertandingan UniPin Indomaret Championship (UIC), yang dimulai sejak 27 Mei hingga 7 Oktober 2018.

    Pendaftaran kualifikasi kompetisi e-sports masih dibuka hingga 10 Agustus 2018. Para pemenang babak kualifikasi akan bertanding pada Oktober nanti.

    Adapun WESG 2018 merupakan kompetisi e-sports terbesar di dunia, yang diadakan Alisports. Acara e-sports akbar ini melibatkan 38 negara partisipan untuk kualifikasi online. Sedangkan kualifikasi final diselenggarakan secara major offline, yang melingkupi negara kawasan, seperti Cina, Jepang, Amerika Serikat, Kanada, Rusia, serta Asia Tenggara (Brunei, Kamboja, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapore, Thailand, dan Vietnam).

    Baca: Game Keren Ini Bisa Percepat Penyembuhan Stroke, Caranya Unik

    WESG sendiri didukung Alisports, Air Asia, Agri Mind, Beyond, Mogu, Charterprime, UniPin eSports. Para peserta event ini akan memperebutkan total hadiah US$ 5, 5 juta.

    Untuk pertandingan kualifikasi di Indonesia, Alisports menunjuk Agri Mind & UniPin eSports sebagai partner resmi penyelenggara acara. Event game online ini akan mempertandingkan StarCraft II, Hearthstone, Counter-Strike: Global Offensive, Vainglory, dan DOTA 2. Pendaftaran WESG perwakilan Indonesia akan ditutup pada 31 Agustus 2018. Pada September-Oktober 2018 akan dilaksanakan kualifikasi online, dan puncak pertandingan final nasional WESG akan diadakan pada 17-18 Oktober mendatang di Jakarta.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Citra serta Jurus Kampanye Ma'ruf Amin dan Sandiaga Uno

    Berlaga sebagai orang kedua, Ma'ruf Amin dan Sandiaga Uno melancarkan berbagai jurus kampanye, memerak citra mereka, dan menyambangi banyak kalangan.