Minggu, 19 Agustus 2018

Lee Jeong Hoon Rayakan 100 Hari Usia Anak, Ini Maknanya di Korea

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lee Jeong Hoon dan Moa Aeim. TABLOIDBINTANG.COM

    Lee Jeong Hoon dan Moa Aeim. TABLOIDBINTANG.COM

    TEMPO.CO, Jakarta - Pasangan Lee Jeong Hoon dan Moa Aeim menggelar perayaan 100 hari anaknya terlahir ke dunia. Sebagaimana tradisi masyarakat Korea, acara ini menjadi rasa syukur Lee dan Moa karena anaknya dalam keadaan sehat setelah melewati usianya yang ke-100 hari. "Iya itu budaya dari Korea. Jadi sebenarnya saya sama Moa itu biasa aja, cuma kata mama-papa saya sih kalau sebagai anak Korea itu harus (merayakan)," kata Lee Jeong Hoon di Kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu 12 Agustus 2018.

    Baca: Istri Melahirkan, Lee Jeong Hoon Sempat Panik

    Lebih lanjut Lee Jeong Hoon menjelaskan asal-usul budaya itu dijalani masyarakat Korea. Ia menuturkan, dulu saat Korea dalam kondisi peperangan, banyak balita yang umurnya tidak mencapai 100 hari. "Zaman dulu bilang kalau anak itu hidup lebih dari 100 hari itu dia akan hidup makmur, dan itu akan panjang umur," kata Lee Jeong Hoon. "Konon itu di Korea banyak perang, jadi ketika bayi itu sudah melewati masa 100 hari berarti mereka itu kuat. Karena biasanya sakit, meninggal, karena perang dan kecelakaan atau karena apa, banyak bayi yang enggak bisa bertahan hidup sampai 100 hari. Makanya sekarang dirayakan," kata Moa.

    Baca: Menikah, Lee Jeong Hoon dan Moa Aeim Enggan Tanggapi Kabar Burung

    Berbagai jenis makanan khas Korea tersaji di cara 100 hari anak Lee Jeong Hoon dan Moa. Salah satunya Tok, di mana setiap warna di makanan itu mengandung makna dan pengharapan. "Yang merah itu kemakmuran, putih itu untuk panjang umur dan bersih hidupnya, dan banyak lainnya. Ada buah juga yang melambangkan kebersihan, jadi warna cerah cantik," kata Moa.

    TABLOID BINTANG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika Liku Crazy Rich Asians

    Film komedi romantis Crazy Rich Asians menarik banyak perhatian karena bersubjek keluarga-keluarga superkaya Asia Tenggara. Berikut faktanya.