Kecanduan Narkoba, Siapa yang Rentan? Kenali 10 Gejalanya

Reporter:
Editor:

Susandijani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ilustrasi suntik vitamin (pixabay.com)

    ilustrasi suntik vitamin (pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Istilah kecanduan merebak lagi setelah berita Fariz RM ditangkap karena penggunaan narkoba, merebak di media. Salah satu zat narkoba yang sering menyebabkan kecanduan adalah heroin. Yaitu opioid yang berasal dari morfin, zat yang berasal dari tanaman opium. Penggunaannya bisa disuntikkan, diendus, didengus, atau diasapi.

    Baca juga: Fariz RM Ditangkap (Lagi), Kenapa Kecanduan Narkoba Bisa Kambuh? 

    Seperti dilansir dari Healthline, kecanduan heroin, juga disebut gangguan penggunaan opioid. Yaitu gangguan yang melibatkan perubahan dalam otak dan perilaku sebagai akibat dari penggunaan heroin itu. Siapa yang berisiko kecanduan narkoba itu?

    Meskipun tidak mungkin untuk mengatakan siapa yang berisiko untuk gangguan penggunaan tersebut. Disebutkan ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko mengembangkan kecanduan narkoba.
    ilustrasi kecanduan (pixabay.com)
    Menurut Mayo Clinic, beberapa faktor risiko ini dapat termasuk, keluarga atau mereka yang punya riwayat kecanduan, pengguna tembakau berat, mereka yang punya riwayat depresi dan kecemasan, pengangguran, paparan individu atau lingkungan berisiko tinggi, dan mereka yang memiliki riwayat perilaku risiko tinggi. 

    Disebutkan juga, penting untuk diingat bahwa bahkan jika Anda atau seseorang yang Anda sayangi memiliki satu atau bahkan banyak faktor risiko tersebut di atas, itu tidak berarti mereka berisiko mengalami gangguan penggunaan narkoba ini. Kecanduan bersifat multifaset. Ini dapat mencakup faktor genetik, psikologis, dan lingkungan.

    Baca juga: Tilik Siasat Serius Ben Affleck Mengatasi Kecanduan

    Sementara itu, Anda pun bisa mengenali pecandu dari beberapa gejala yang biasa timbul. Meskipun pada awalnya, gejala-gejala tersebut tak terlihat, terutama jika yang bersangkutan berusaha keras untuk menyembunyikan penggunaannya. Tapi, saat penggunaanya meningkat, gejala bisa menjadi lebih sulit untuk disembunyikan.

    Tanda dan gejala kecanduan heroin dapat meliputi:
    1. Ngantuk terus
    2. bicara cadel
    3. depresi
    4. Sering lupa
    5. Ada tanda tusukan karena jarum di beberapa bagian tubunya, terutama di lengan (jika menyuntikkan obat)
    6. hidung meler atau luka hidung (jika mendengus obat)
    7. sembelit
    8. penampilan berubah (lebih jorok)
    9. Selalu bermasalah dengan uang tanpa alasan yang logis.
    10. Sering berperilaku berbahaya.


    MAYOCLINIC | HEALTHLINE



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Ini Tanda-Tanda Anda Terjangkit Cacar Monyet

    Cacar monyet atau monkey pox merupakan penyakit yang berasal dari sisi Barat Afrika. Penyakit ini menular melalui monyet, tikus Gambia, dan tupai.