Sabtu, 17 November 2018

Anti Pikun ala Pemain Tertua Asian Games Michael Bambang Hartono

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Atlet Bridge Indonesia, Michael Bambang Hartono(78) merupakan atlet tertua di Asian Games18 ini serta merupakan orang terkaya di Indonesia yang turun di nomor Super Mixed Team Asian Games 2018 di Jakarta, Sabtu (25/08). ANTARA FOTO/INASGOC/Peter F Momor

    Atlet Bridge Indonesia, Michael Bambang Hartono(78) merupakan atlet tertua di Asian Games18 ini serta merupakan orang terkaya di Indonesia yang turun di nomor Super Mixed Team Asian Games 2018 di Jakarta, Sabtu (25/08). ANTARA FOTO/INASGOC/Peter F Momor

    TEMPO.CO, Jakarta - Michael Bambang Hartono menjadi atlet tertua dalam kontingen Indonesia untuk Asian Games 2018. Atlet cabang bridge sudah berusia 78 tahun. Pria kelahiran 2 Oktober 1941 itu sehari-harinya adalah pengusaha sekaligus satu pemilik perusahaan rokok PT Djarum.

    Baca: Orang Terkaya Indonesia, Bambang Hartono, Raih Perunggu Bridge

    Dalam usianya yang hampir memasuki kepala delapan, Bambang masih terlihat gesit meski secara fisik sudah terlihat banyak kerutan di wajahnya. "Saya bermain bridge sudah tidak cepat pikun, hobi saya yang lain adalah senam taichi yang banyak membatu agar tetap fokus," kata Michael Bambang Hartono di kantor PB Djarum di kawasan Jakarta Pusat, Sabtu 25 Agustus 2018.

    Bambang mengakui lebih tertarik bermain bridge karena olahraga itu memberikan lebih banyak tantangan. "Di olahraga bridge, ada bidding, yaitu mengumpulkan data untuk dianalisa, disimpulkan dan kemudian diputuskan strategi apa yang akan diambil saat bertanding," kata Bambang seraya menambahkan bahwa pengusaha Amerika Serikat Bill Gate dan pemimpin China Deng Xiao Ping juga penggemar bridge.

    Michael Bambang Hartono, kelahiran 2 Oktober 1941, salah satu atlet cabang bridge dan merupakan atlet paling senior dalam kontingen Indonesia di Asian Games 2018. (Anrara)

    Bambang, yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (PB GABSI), mengakui bahwa adalah bukan hal mudah untuk memperjuangkan agar dipertandingkan di pentas Asian Games 2018. Dibutuhkan usaha keras untuk menyakinkan petinggi Komite Olimpiade Asia (OCA) asal Kuwait, Ahmad Al-Fahad Al-Sabah bahwa bridge adalah jenis olahraga yang sudah mendunia sehingga pantas untuk dipertandingkan.

    "Tadinya OCA sempat menolak bridge dipertandingkan karena dianggap berbau judi. Mereka baru bisa menerima setelah dijelaskan bahwa pemain kelas dunia justru berasal dari negara Islam seperti Pakistan, Mesir dan Bangladesh," katanya.

    Bos Djarum Group dan juga orang terkaya di Indonesia, Michael Bambang Hartono, hanya mampu memberi medali perunggu cabang bridge bagi Indonesia di Asian Games 2018. Berlaga di nomor supermixed, Bambang cs dikalahkan Cina 60-137 dalam pertandingan semifinal bridge Asian Games 2018 di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran Jakarta, Minggu 26 Agustus 2018.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Agar Merpati Kembali Mengangkasa

    Sebelum PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) berpotensi kembali beroperasi, berikut sejumlah syarat agar Merpati Airlines dapat kembali ke angkasa.