Jumat, 21 September 2018

Bukan Harta, Ini Bukti Cinta Sejati Denny untuk Dita Soedarjo

Reporter:
Editor:

Susandijani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • denny-sumargo_dita (Tabloidbintang.com)

    denny-sumargo_dita (Tabloidbintang.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Akan menikahi putri pengusaha kaya raya, Dita Soedarjo, Denny Sumargo tak luput dari penilaian miring sejumlah orang yang menganggapnya hanya jatuh cinta karena harta.

    Baca juga:  Di Mana Tinggal Setelah Menikah? Inilah Pilihan Dita Soedargo

    Namun saat ditemui di bilangan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis, 6 September 2018, Denny Sumargo menegaskan bahwa dirinya tidak jatuh cinta kepada Dita Soedarjo karena hartanya. Tapi lebih karena sosok dan kepribadiannya.

    "Kalau dinilai mau numpang hidup, oh sorry. Saya bekerja keras bukan buat itu. Saya bekerja keras untuk membuat orang numpang sama saya," tegas Denny Sumargo kala itu.

    Tak mau pernyataannya hanya dianggap bualan semata, Denny Sumargo menyatakan secara tegas dirinya dan Dita Soedarjo akan membuat perjanjian pra-nikah. Hal itu untuk memperjelas pemisahan harta sebelum dan setelah terjadinya pernikahan.

    "Biar fair aja, jangan saling ganggu. Saya juga enggak mau menyusahkan orang, karena saya dididik sama keluarga untuk mencari (uang) dari keringat darah saya, untuk bisa bangga dengan diri saya dan keluarga saya," ungkapnya.

    Denny Sumargo dalam kesempatan itu juga mengaku dirinya telah mempersiapkan rumah yang akan ditempatinya nanti bersama Dita Soedarjo setelah resmi menikah. Namun sayangnya Denny Sumargo enggan membeberkan dimana lokasi rumahnya berada. "Jangan (kasih tahu lokasinya) lah, entar lo kesana lagi," ucap Denny Sumargo sambil tertawa.

    Baca juga: Denny Sumargo & Dita Soedargo Kompak Merahasiakan Tanggal Nikah

    TABLOIDBINTANG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Salah Tangkap, Penangkapan Terduga Teroris, dan Pelanggaran HAM

    Sejak insiden Mako Brimob Kelapa Dua pada Mei 2018, Polri tak mempublikasi penangkapan terduga teroris yang berpotensi terjadi Pelanggaran HAM.