Jumat, 21 September 2018

Mau Buka Bisnis Pujasera? Intip Modal yang Harus Disiapkan

Reporter:
Editor:

Susandijani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ilustrasi pujasera (pixabay.com)

    ilustrasi pujasera (pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Mau menjajal peruntungan bisnis dengan membuka pusat jajanan serba ada atau Pujasera? Intip pengalaman Irma Darmawangsa. Dia menyewakan lahan kepada para pedagang, yang diberi nama Kampung Botram. Total sudah ada tujuh pedagang yang menyewa tempat di lahannya.

    Baca juga:  Terus Terjaga di Pujasera Sleepless Tebet

    Semula, Irma Darmawangsa berniat membuka restoran yang mewah. Namun hal itu diurungkan atas saran dari kakaknya, yang dipercaya mengelola Pujasera tersebut. Untuk bisnis ini saja, Irma menghabiskan modal hingga ratusan juta.

    "Bangun tempat begitu (restoran) kan mahal, gue aja segini udah wah. Gue begini aja habis 600 juta. Ternyata harga material mahal, gue kira masih sama kayak dulu, hahaha," ujar Irma Darmawangsa, di Kawasan Metland Tambun, Bekasi, Jawa Barat, Minggu 9 September 2018.

    Menjalani usahanya, Irma menunjuk seorang kordinator yang bertugas mengurus Pujasera tersebut. Termasuk  urusan menggandeng pedagang yang ingin bergabung dan mengumpulkan uang sewa.

    Baca juga: Bersantap di Restoran Alibaba dengan Pelayan Robot, seperti Apa?

    "Misalnya lo nih koordinator, pokoknya gue tahu lo setahun setor ke gue sekian puluh juta, dan dia menyanggupi. Kordinator ini juga ngerti hal seperti ini, gimana caranya mengajak pedagang gabung, pokoknya udah ahli," jelas Irma Darmawangsa. 

    TABLOIDBINTANG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Salah Tangkap, Penangkapan Terduga Teroris, dan Pelanggaran HAM

    Sejak insiden Mako Brimob Kelapa Dua pada Mei 2018, Polri tak mempublikasi penangkapan terduga teroris yang berpotensi terjadi Pelanggaran HAM.