Kamis, 15 November 2018

Demi Dapat Generasi Emas, Penuhi Macam-Macam Hak Anak Ini

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ilustrasi ayah menggendong anak/Tabloid Bintang

    ilustrasi ayah menggendong anak/Tabloid Bintang

    TEMPO.CO, Jakarta - Anak adalah generasi dan penerus bangsa di masa depan. Dengan didikan yang baik serta hak-hak yang terpenuhi, anak akan menjadi generasi emas. Setiap anak memiliki rasa ingin tahu yang tinggi dan selalu ingin mencoba segala hal yang baru mereka temui. Hal ini sebaiknya diarahkan dan diawasi oleh orang tua untuk mendukung perkembangan pola fikir dan mental anak.

    Baca: Waspada Bicara Soal Anak, Intip Kasus Nicki Minaj & Cardi B

    Menurut konvensi hak anak yang dilakukan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tahun 1989, berikut 10 hak anak yang dibutuhkan anak untuk berkembang menjadi generasi emas.

    Hak untuk bermain. Hak bermain bagi anak adalah sebuah hak mendasar yang harus didapatkan. Anak akan menemukan banyak hal yang belum mereka tahu sebelumnya dari kegiatan bermain. Hal ini dapat meningkatkan imajinasinya untuk menciptakan banyak ide. Lebih baik kegiatan bermain dilakukan di luar rumah dengan bimbingan dan pengawasan orang tua. Generasi yang sehat fisik dan mental bisa kita bentuk dengan cara mengajak anak bermain bersama tanpa menggunakan gawai. Ajak anak-anak bermain di halaman rumah, mengenal alam dan kegiatan-kegiatan yang belum mereka dapatkan di sekolah.

    Keluarga Berencana (KB), dua anak cukup. (foto: shutterstock)

    Hak kedua yang dibutuhkan anak yaitu hak untuk mendapatkan pendidikan. Setiap anak membutuhkan pendidikan yang layak. Terlepas dari pendidikan di sekolah, pendidikan yang langsung didik oleh ibu atau ayahnya di rumah sangat berpengaruh terhadap kesehatan mentalitas anak. Kegiatan yang bisa dilakukan dalam memenuhi hak pendidikan adalah melatih motorik anak, latihan pengenalan huruf, bercerita dan mewarnai. Kurangnya pendidikan di dalam rumah, akan berdampak buruk bagi mental seorang anak di sekolah. Anak cenderung tidak percaya diri untuk bertanya, malu terhadap teman-temannya karena masih belum bisa melakukan tugas yang diminta oleh guru, serta kecenderungan untuk tidak semangat dalam belajar, hal tersebut akan menghambat perkembangan anak di usianya.

    Hak ketiga yaitu, hak untuk mendapatkan perlindungan. Setiap anak membutuhkan arahan untuk belajar menolak orang lain yang ingin melakukan pelecehan terhadapnya. Ajari anak untuk menolak dan mengucapkan tidak apabila orang lain ingin menyentuh bagian tubuhnya. Penting pula untuk mengenalkan anak bagian tubuhnya yang memiliki batasan privasi.

    Baca: Banyak Orang Tua Masukkan Anak Sekolah Sejak Dini, Apa Alasannya?

    Hak keempat, yaitu hak untuk mendapatkan Akta Kelahiran, hak untuk mendapatkan status kebangsaan. Kini, anak memiliki kesempatan untuk memiliki KIA (kartu Identitas Anak) yang diterbitkan oleh Dinas kependudukan dan pencatatan sipil kabupaten/kota.

    Baca: Sebelum Menjalani Program Bayi Tabung, Perhatikan Hal Berikut

    Hak lainnya yaitu hak untuk mendapatkan makanan dan akses kesehatan. Anak memiliki hak untuk mendapatkan makanan yang bergizi guna mendukung perkembangan otak dan tumbuh kembang anak. Hak rekreasi, hak kesamaan dan hak berperan dalam pembangunan, bisa juga di berikan dan diarahkan oleh kedua orang tua dan keluarganya. Apabila semua hak diatas dipenuhi, kita telah berusaha untuk menciptakan generasi emas Indonesia selanjutnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pokemon Hidup Dalam Detektif Pikachu

    Hollywood baru saja mengadaptasi karakter favorit dunia dari kartun Pokemon, Pikachu, ke dalam film layar lebar.