Jumat, 21 September 2018

Hobi Mobil Antik? Lakukan Perawatan Ini Agar Tetap Awet

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mobil Citroen 11 B buatan tahun 1934 terparkir sebelum dimulainya balapan Hamburg-Berlin Classic di Bremen, Jerman, Kamis, 13 September 2018. Balapan ini diikuti sekitar 180 mobil antik dan klasik. REUTERS/Fabian Bimmer

    Mobil Citroen 11 B buatan tahun 1934 terparkir sebelum dimulainya balapan Hamburg-Berlin Classic di Bremen, Jerman, Kamis, 13 September 2018. Balapan ini diikuti sekitar 180 mobil antik dan klasik. REUTERS/Fabian Bimmer

    TEMPO.CO, Jakarta - Merawat mobil kuno tentu memiliki usaha sendiri agar tetap awet dan terus mengaspal. Tidak terkecuali bagi kendaraan keluaran lama, Morris Motors.

    Baca: Aturan Ganjil Genap Diklaim Turunkan Omset Pasar Mobil Kemayoran 

    Pengguna mobil unik dan mungil asal pabrikan Inggris itu punya cara tersendiri untuk tetap merawat kendaraan antik ini. Dengan usia kendaraan yang dapat disebut tua, pecinta mobil ini harus memperhatikan beberapa hal. Puluhan mobil ini masih terlihat di seputar Jakarta dengan rata-rata diproduksi pada 1960 - 2000.

    Ketua Jakarta Morris Club (JMC) Uut Ananta mengatakan, secara keseluruhan tidak ada kendala berarti dalam merawat mobil itu. Beberapa unsur yang harus tetap diperhatikan seperti perawatan air radiator dan mengganti oli secara rutin.

    "Yang penting mobil ini tidak panas, tidak over hitting, pasti harus diperhatikan radiator, harus diperhatikan yang lainnya juga seperti memerhatikan oli dan diganti secara rutin," kata Uut saat peringatan 25 tahun JMC di Taman Mini Indonesia, Jakarta, Minggu 16 September 2018.

    Secara keseluruhan, menurutnya, tidak banyak pengurusan yang sulit untuk pengguna morris. Komunitas ini juga telah menemukan beberapa bengkel di Jakarta yang dapat mengurus setiap masalah mobil antik itu. Bahkan, suku cadang mobil ini masih di produksi sampai sekarang.

    Sementara itu, dalam peringatan usia 25 tahun komunitas ini sejak 1993, JMC turut menggalang dana untuk diberikan kepada masyarakat korban gempa Lombok. Dari pengumpulan selama 2 pekan, komunitas ini telah mengumpulkan dana sekitar Rp13,5 juta.

    Baca: Laporkan Parkir Liar ke Siparlibasi, Mobil Derek Langsung Datang

    Para kegiatan itu, sekitar 60 mobil mini tersebut berkumpul di area TMII. Selain anggota, masyarakat yang berada di sekitar lokasi turut mengabadikan momen bersama dengan latar belakang mobil yang kerap dikendarai Mr. Bean dalam serial filmnya.



     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Salah Tangkap, Penangkapan Terduga Teroris, dan Pelanggaran HAM

    Sejak insiden Mako Brimob Kelapa Dua pada Mei 2018, Polri tak mempublikasi penangkapan terduga teroris yang berpotensi terjadi Pelanggaran HAM.